Antisipasi Bencana Sejak Dini, Pemkab Bengkulu Selatan Susun Dokumen RPBD

Sekda Bengkulu Selatan pimpin langsung pembahasan penyusunan dokumen tersebut mengemuka dalam Forum Perangkat Daerah yang digelar pada Jumat (9/10/2026)

Bengkulu Selatan||ISBCenter.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Selatan bergerak cepat memperkuat mitigasi bencana. Langkah strategis itu diwujudkan melalui penyusunan Rencana Penanggulangan Bencana Daerah (RPBD) sebagai pedoman penanganan bencana yang terpadu.

Pembahasan penyusunan dokumen tersebut mengemuka dalam Forum Perangkat Daerah yang digelar pada Jumat (9/10/2026).

Forum tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bengkulu Selatan, Ir. Susmanto, M.M., dengan melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pemangku kepentingan terkait.

Sekda Susmanto mengatakan, Bengkulu Selatan memiliki kerentanan terhadap berbagai potensi bencana. Sehingga, diperlukan sebuah dokumen perencanaan yang matang dan komprehensif sebagai acuan bersama.

“Penyusunan RPBD ini sangat penting sebagai pedoman atau rule bagi kita dalam penanggulangan bencana di Bengkulu Selatan. Dokumen ini nanti akan terus kita sempurnakan dengan pendampingan dari unit terkait,” tegas Susmanto.

Ia menekankan, penanggulangan bencana tidak boleh bersifat reaktif atau hanya mengandalkan respons saat kejadian. Butuh kebijakan yang terarah mulai dari tahap pencegahan, mitigasi, kesiapsiagaan, penanganan darurat, hingga rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana.

Untuk itu, ia meminta kolaborasi aktif dari seluruh OPD, stakeholder, hingga masyarakat agar masing-masing pihak memahami peran dan tanggung jawabnya.

“Atas nama pemerintah daerah, saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Pemerintah daerah sangat berkepentingan terhadap perlindungan masyarakat secara menyeluruh. Perlu komitmen dan kolaborasi semua pihak agar penanggulangan bencana bisa berjalan optimal,” ujarnya.

Pemkab Bengkulu Selatan berharap, melalui forum ini dapat dirumuskan dokumen RPBD yang berkualitas, relevan dengan karakteristik risiko daerah, serta mampu menjadi landasan untuk meminimalkan dampak bencana dan meningkatkan keselamatan warga..(*1dn)

Pos terkait