Bengkulu||ISBCenter.com – Pemerintah Provinsi Bengkulu terus mendorong percepatan operasional Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih). Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, didampingi Staf Khusus Menteri Koperasi Bidang Ekonomi Produktif dan Kreatif, Ambar Pertiwiningrum, menggelar rapat koordinasi bersama jajaran Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota se-Provinsi Bengkulu di Ruang Rapat Merah Putih, Kantor Gubernur Bengkulu, Kamis (15/10).
Rapat yang berlangsung pada Kamis pagi tersebut secara khusus membahas progres dan capaian pembangunan fisik Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu.
Dalam keterangannya, Wakil Gubernur Mian mengungkapkan bahwa pembangunan fisik KDMP di Bengkulu menunjukkan tren positif dan mendapat apresiasi di tingkat regional Sumatera Bagian Selatan.
“Realisasi pembangunan fisik KDMP di Provinsi Bengkulu, alhamdulillah, termasuk yang cukup baik di wilayah Sumbagsel berdasarkan hasil penilaian dari Pangdam,” kata Mian.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolaboratif lintas sektor yang memiliki komitmen yang sama untuk menyukseskan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam menjadikan KDMP sebagai motor penggerak baru ekonomi kerakyatan di tingkat desa.
Meski progres fisik dinilai baik, Mian menekankan bahwa kunci agar Kopdes Merah Putih dapat segera memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat adalah percepatan administrasi. Ia pun meminta seluruh pemerintah kabupaten dan kota untuk tidak menunda proses verifikasi dan validasi (verval) data KDMP.
“Pemerintah Provinsi terus memantau dan melakukan pendampingan pembangunan fisik. Namun, agar Kopdes Merah Putih ini bisa segera diluncurkan dan beroperasi, proses verifikasi dan validasi harus segera diselesaikan,” bebernya.
Sementara itu, Staf Khusus Menteri Koperasi Bidang Ekonomi Produktif dan Kreatif, Ambar Pertiwiningrum, menyoroti masih lambatnya pembentukan tim verval di daerah. Ia mengungkapkan bahwa dari sepuluh daerah di Provinsi Bengkulu, baru satu daerah yang telah merampungkan legalitas tim tersebut.
“Dari sembilan kabupaten dan satu kota, baru Kota Bengkulu yang sudah memiliki SK Tim Verval definitif,” pungkas Ambar.
Dengan adanya SK Tim Verval tersebut, Kota Bengkulu dinilai selangkah lebih maju untuk meluncurkan Kopdes Merah Putih. Pemprov Bengkulu berharap kabupaten lain segera menyusul agar program nasional ini dapat serentak beroperasi dan menjadi penggerak ekonomi desa di seluruh Provinsi Bengkulu..(*rz)










