Pekanbaru||ISBCenter.com – Pemerintah Kota Pekanbaru kembali membuka sejumlah Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan taman kota untuk masyarakat mulai Senin, 12 Oktober 2026. Pembukaan dilakukan setelah kualitas udara menunjukkan perbaikan pasca diguyur hujan.
Adapun taman yang sudah bisa diakses publik di antaranya adalah Taman Putri Kacamayang, RTH Tunjuk Ajar Integritas, dan Taman Kota di Jalan Diponegoro.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra, membenarkan pembukaan tersebut. Kebijakan diambil setelah melihat tren perbaikan mutu udara dalam beberapa hari terakhir.
“Untuk RTH dan taman kota itu sudah dibuka kembali mulai hari ini,” kata Reza.
Ia menjelaskan, kondisi udara di Pekanbaru mulai membaik setelah hujan mengguyur wilayah tersebut sejak akhir pekan lalu. Namun demikian, kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) belum sepenuhnya hilang, sehingga pembukaan tetap bersifat terbatas.
Sebagai langkah antisipasi, DLHK menerapkan aturan ketat bagi pengunjung. Masyarakat yang beraktivitas di area RTH dan taman kota diwajibkan mengenakan masker untuk meminimalisir paparan polusi.
Selain itu, fasilitas bermain anak yang berada di dalam kawasan RTH untuk sementara masih ditutup. Hal ini dilakukan demi menjaga kesehatan anak-anak yang dinilai lebih rentan terhadap dampak kabut asap.
“Jadi kita buka terbatas untuk RTH dan taman kota ini. Masyarakat wajib pakai masker kalau ke RTH, ini guna melindungi kesehatan masyarakat terhadap paparan kabut asap yang belum hilang sepenuhnya,” pungkasnya.
Dengan kebijakan pembukaan terbatas ini, warga sudah dapat kembali memanfaatkan ruang publik untuk beraktivitas ringan di luar ruangan.
“Namun, pengunjung diharapkan mematuhi ketentuan yang berlaku, termasuk tetap menggunakan masker dan tidak membawa anak-anak ke area bermain yang masih ditutup, demi menjaga kesehatan selama kualitas udara belum sepenuhnya pulih,” pungkasnya..(*ay)










