Kota Bengkulu||ISBCenter.com – Pemerintah Kota Bengkulu menegaskan komitmennya dalam membangun tata kelola pemerintahan berbasis data yang akurat dan terintegrasi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Rapat Penguatan Satu Data Indonesia Tingkat Kota Bengkulu Tahun 2026 yang digelar di Hotel Nala Sea Side, Kota Bengkulu, Rabu (14/10/26).
Kegiatan strategis tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Kota Bengkulu, Alex Periansyah, didampingi Plt Kepala Bappeda Kota Bengkulu selaku Koordinator Forum Satu Data Indonesia Tingkat Kota Bengkulu, Yudiya H Putra, dan Kepala BPS Kota Bengkulu selaku Pembina Data Statistik, Iin Inayati.
Rapat ini dihadiri oleh perwakilan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu sebagai wali data dan produsen data.
Dalam sambutannya, Asisten I Alex Periansyah menekankan bahwa Satu Data Indonesia bukan sekadar program administratif, melainkan fondasi utama dalam pengambilan kebijakan.
“Tanpa data yang akurat dan terpadu, kebijakan yang kita ambil bisa meleset. Melalui Satu Data Indonesia, kita ingin memastikan setiap keputusan pembangunan di Kota Bengkulu benar-benar berbasis data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Alex.
Menurutnya, tantangan tata kelola data saat ini adalah masih adanya perbedaan data antar OPD yang perlu disatukan dalam satu pintu.
“Selama ini sering terjadi ego sektoral data. Dengan forum Satu Data ini, kita satukan persepsi, kita satukan standar, agar data yang dihasilkan itu satu, akurat, dan mutakhir,” tambahnya.
Sementara itu, Plt Kepala Bappeda Kota Bengkulu, Yudiya H Putra, selaku koordinator forum menjelaskan peran penting Bappeda dalam mengawal integrasi data daerah.
“Kami di Bappeda sebagai koordinator akan memastikan seluruh prinsip Satu Data Indonesia, yaitu satu standar, satu metadata, satu interoperabilitas, dan satu referensi, benar-benar diterapkan di semua OPD,” ujar Yudiya.
Ia berharap, Dengan data yang terintegrasi, proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembangunan akan jauh lebih terukur dan tepat sasaran.
Senada dengan itu, Kepala BPS Kota Bengkulu, Iin Inayati, selaku pembina data statistik menegaskan kesiapan BPS untuk mendampingi pemerintah daerah.
“Kami dari BPS siap menjadi pembina dan memberikan pendampingan teknis agar data statistik yang dihasilkan oleh OPD memenuhi kaidah keilmuan dan berkualitas,” kata Iin.
“Satu Data yang berkualitas akan menjadi kunci untuk mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan efektif,” pungkasnya.
Melalui rapat penguatan ini, Pemkot Bengkulu berharap seluruh perangkat daerah dapat meningkatkan kualitas data dari segi akurasi, kelengkapan, konsistensi, dan keterpaduan, sehingga dapat mendukung percepatan pembangunan dan pelayanan publik yang lebih baik bagi masyarakat Kota Bengkulu..(*dd)










