Kuansing||ISBCenter.com – Penindakan aktivitas Penambangan Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, kembali menjadi sorotan.
Polsek Kuantan Mudik memusnahkan lima unit rakit lanting yang diduga digunakan untuk aktivitas tambang ilegal di aliran Sungai Tiu, Desa Muara Petai, Kecamatan Pucuk Rantau, Rabu (14/10/2026).
Namun, dalam penindakan tersebut, tidak ada pelaku yang diamankan. Kelima rakit lanting yang ditemukan petugas juga dalam kondisi tidak beroperasi.
Petugas kemudian merusak dan membakar seluruh rakit di lokasi agar tidak dapat digunakan kembali.
Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas IPTU Romlan, S.H., mengatakan penindakan tersebut merupakan upaya kepolisian mencegah aktivitas pertambangan ilegal sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Penindakan dipimpin Ps. Kanit Reskrim Polsek Kuantan Mudik AIPTU Ronaldi Alfren, S.E., bersama personel Unit Reskrim dan piket SPKT Polsek Kuantan Mudik.
Sekitar pukul 10.00 WIB, petugas tiba di lokasi dan menyisir aliran Sungai Tiu. Dari hasil pengecekan, ditemukan lima rakit lanting yang diduga menjadi sarana aktivitas PETI. Seluruhnya kemudian dimusnahkan dengan cara dirusak dan dibakar.
Langkah tersebut dilakukan menyusul pemberitaan media daring mengenai dugaan aktivitas PETI yang masih berlangsung di Desa Muara Petai.
Meski lima rakit telah dimusnahkan, penindakan kali ini belum menghasilkan penangkapan pelaku. Polisi juga tidak membawa barang bukti dari lokasi.
Kondisi ini membuat upaya penertiban PETI tidak hanya menjadi persoalan pemusnahan sarana tambang, tetapi juga tantangan untuk mencegah aktivitas serupa kembali beroperasi.
Polres Kuansing mengimbau masyarakat agar tidak melakukan penambangan tanpa izin dan ikut menjaga kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem sungai yang berpotensi terdampak aktivitas pertambangan ilegal.
Kini, yang menjadi perhatian adalah langkah lanjutan aparat untuk memastikan aktivitas PETI di Sungai Tiu benar-benar berhenti, bukan sekadar membuat lima rakit lanting tak lagi beroperasi..(*ped)










