Bengkulu Selatan|| ISBCenter.com – Masa jabatan Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Manna, Iwan, akan segera berakhir pada November 2026. Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan mulai ancang-ancang mencari sosok pengganti melalui mekanisme seleksi terbuka.
Pergantian pucuk pimpinan di BUMD penyedia air bersih ini dinilai menjadi momentum krusial untuk melakukan pembenahan total dan mendongkrak kualitas layanan kepada masyarakat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bengkulu Selatan, Ir. Susmanto, MM, izinkan tengah mempersiapkan tahapan seleksi calon direktur definitif.
“November 2026 masa jabatan direktur yang saat ini jabatan Pak Iwan berakhir. Saat ini kita sedang dalam proses persiapan untuk seleksi calon direktur PDAM Tirta Manna,” ujar Susmanto di ruang kerja, Kamis (10/10/2026).
Menurut Susmanto, seleksi ini bukan sekadar formalitas pergantian jabatan, melainkan langkah strategis untuk menentukan pemimpin yang visioner dan mampu membawa perubahan nyata.
Ia menegaskan, direktur baru harus memiliki kemampuan manajerial yang mumpuni untuk mendorong kemajuan perusahaan, mulai dari kontinuitas distribusi udara, kualitas udara, hingga kecepatan respon terhadap keluhan pelanggan.
“Momentum ini sangat penting. Harapan saya, PDAM ke depan memiliki pimpinan yang lebih baik lagi dari saat ini, yang bisa membawa PDAM ke arah yang lebih baik,” tegasnya.
Susmanto yang diketahui pernah membawa PDAM Tirta Manna pada masa kejayaannya itu menambahkan, proses seleksi akan dibuka secara transparan dan profesional. Semua pihak memiliki hak yang sama untuk mendaftar.
“Siapa pun bisa menjadi direktur baru, bisa direktur lama. Semua orang punya hak dan kesempatan untuk mengabdikan dirinya menjadi Direktur PDAM. Tentunya tujuan untuk membangun Bengkulu Selatan yang lebih baik,” tutupnya.
Publik kini menantikan komitmen Pemkab dan DPRD Bengkulu Selatan untuk mengawal proses seleksi secara objektif, sehingga menghasilkan pemimpin yang benar-benar berorientasi pada pelayanan prima bagi masyarakat..(*1dn)










