Bengkulu Selatan||ISBCenter.com – Pergantian Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Manna Kabupaten Bengkulu Selatan mulai dipersiapkan. Bupati Bengkulu Selatan, H. Rifai Tajuddin, memastikan tim seleksi calon direktur baru telah disiapkan menjelang berakhirnya masa jabatan direktur saat ini pada November 2026.
Pergantian pucuk pimpinan ini menjadi momentum penting bagi PDAM Tirta Manna. Bupati menginginkan sosok direktur yang tidak hanya mampu memimpin perusahaan, tetapi juga membawa perubahan nyata terhadap kualitas pelayanan air bersih dan pendapatan perusahaan daerah.
“Sudah disiapkan dan ditunjuk timnya. Tim seleksi sudah ada. Harapan kita, tim seleksi dapat menyeleksi orang yang benar-benar berkompeten terhadap kebutuhan lembaga itu, sehingga fungsi itu dapat berjalan dengan baik,” ujar Rifai kepada BE, Rabu 21 Oktober 2026.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kompetensi menjadi hal yang ditekankan pemerintah daerah dalam proses penjaringan calon direktur. Sebab, PDAM Tirta Manna memiliki tanggung jawab memberikan pelayanan air bersih kepada masyarakat sekaligus menjaga keberlangsungan perusahaan.
Bupati berharap, proses seleksi ini tidak sekadar menghasilkan pergantian nama di kursi direktur. Lebih dari itu, kepemimpinan baru diharapkan mampu membenahi pengelolaan perusahaan agar semakin profesional dan memberikan hasil yang nyata.
Target yang diinginkan pun jelas. Bukan hanya nama baik perusahaan yang harus meningkat, tetapi kualitas pelayanan dan penghasilan PDAM juga diharapkan ikut membaik.
“Sehingga nama PDAM Bengkulu Selatan menjadi baik, pelayanan menjadi baik, penghasilan menjadi baik. Itu harapan kita, itu target kita di situ,” tegas Rifai.
Dengan masa jabatan direktur saat ini yang berakhir pada November 2026, proses seleksi menjadi tahapan penting dalam menentukan arah kepemimpinan PDAM Tirta Manna selanjutnya. Masyarakat tentu menantikan hasil dari proses tersebut, terutama perubahan nyata dalam pelayanan air bersih..(*1dn)










