Pekanbaru||ISBCenter.com – Kualitas udara di Kota Pekanbaru menunjukkan perbaikan pada Jumat pagi. Data pemantauan mencatat konsentrasi partikulat halus PM2.5 berada di angka 68 mikrogram per meter kubik pada pukul 07.00 WIB, Jumat (16/10/2026).
Meski angkanya menurun signifikan, kondisi tersebut masih dikategorikan tidak sehat sehingga warga tetap diminta waspada.
Sebelumnya, pada Kamis (15/10/2026) pukul 06.00 WIB, konsentrasi PM2.5 sempat menyentuh angka 183,2 mikrogram per meter kubik yang masuk dalam kategori sangat tidak sehat.
Sementara itu, cuaca di Provinsi Riau diprakirakan akan diguyur hujan di 11 wilayah kabupaten dan kota pada hari yang sama. Potensi hujan diprediksi terjadi mulai siang hingga sore, bahkan bisa berlanjut sampai malam dan dini hari.
Forecaster On Duty BMKG Ranti Kurniati menjelaskan, hujan ringan berpotensi turun pada pagi hari di wilayah Rokan Hilir, Rokan Hulu, Kampar, Bengkalis, Siak, dan Pelalawan.
Pada siang hingga sore hari, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan melanda Rokan Hilir, Rokan Hulu, Kampar, Siak, Pelalawan, Bengkalis, Kepulauan Meranti, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Kota Dumai, dan Pekanbaru.
Memasuki malam hari, hujan ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi di Rokan Hilir, Rokan Hulu, Kampar, Kuantan Singingi, Pelalawan, Bengkalis, dan Indragiri Hulu. Dini harinya, hujan ringan diprakirakan mengguyur Kuantan Singingi, Siak, Bengkalis, Kampar, Rokan Hilir, Rokan Hulu, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, serta Dumai.
BMKG turut mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang. Wilayah yang diminta waspada adalah Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Pelalawan, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir pada siang atau sore hingga malam hari.
Terkait kebakaran hutan dan lahan, pantauan hotspot hingga Kamis (15/10/2026) pukul 23.00 WIB menunjukkan ada lima titik panas di Riau, dengan rincian dua titik di Pelalawan, satu titik di Siak, dan dua titik di Kota Dumai.
Di Pulau Sumatera secara keseluruhan, total hotspot tercatat mencapai 4.059 titik. Jumlah terbanyak berada di Sumatera Selatan dengan 2.791 titik, diikuti Jambi 894 titik, Lampung 212 titik, Bangka Belitung 135 titik, Bengkulu 17 titik, Sumatera Utara tiga titik, serta Aceh dan Kepulauan Riau masing-masing satu titik.
BMKG mengimbau warga untuk tetap menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan dan mengurangi aktivitas luar jika asap terlihat semakin pekat, guna mencegah gangguan pernapasan.
Suhu udara di Riau hari ini diprakirakan berada di rentang 23–33 derajat Celsius dengan kelembapan 55–100 persen. Angin bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan 10–40 kilometer per jam, sementara tinggi gelombang di perairan Riau diprakirakan 0,5–1,25 meter dengan kategori rendah.
“Masyarakat diharapkan tetap mengikuti perkembangan kualitas udara dan informasi cuaca terbaru. Walaupun konsentrasi PM2.5 Pekanbaru menurun, status udara yang masih tidak sehat menjadi alasan untuk tetap berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah,” imbau BMKG..(*ay)










