Masuk Pancaroba, BMKG Ingatkan Warga Riau Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang

Ilustrasi (photo Sumber BMKG)

Riau||ISBCenter.com – Provinsi Riau kini memasuki fase pancaroba, yakni masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang bersifat ekstrem. hal ini dijelaskan oleh Forecaster on duty Yudhistira M, BMKG Pekanbaru.

“BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang kerap muncul di masa pancaroba,” kata Yudhistira, Rabu (13/5/2026).

Bacaan Lainnya

Pada masa transisi ini, karakteristik cuaca cenderung tidak menentu. Pagi hingga siang hari udara terasa terik dan suhu meningkat, namun sore hingga malam berpotensi muncul awan konvektif yang memicu hujan intensitas sedang hingga lebat.

“Terutama hujan lebat yang disertai angin kencang pada sore atau malam hari,” lanjutnya.

BMKG menjelaskan, angin kencang saat pancaroba dipicu oleh perbedaan tekanan udara yang signifikan akibat pemanasan tinggi di siang hari. Kondisi ini rawan menimbulkan pohon tumbang, baliho roboh, serta gangguan pada jaringan listrik.

Selain itu, masyarakat di daerah rawan banjir dan longsor diimbau membersihkan saluran air serta memangkas dahan pohon yang rapuh. Nelayan dan pengguna transportasi air juga diminta memantau informasi gelombang dan angin sebelum melaut.

BMKG menyatakan masa pancaroba di Riau diprakirakan berlangsung hingga akhir Mei 2026, sebelum sepenuhnya memasuki musim kemarau pada Juni. Meski demikian, potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tetap perlu diantisipasi karena suhu panas di siang hari dapat memicu titik api.

Masyarakat dapat mengakses informasi prakiraan cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG, aplikasi InfoBMKG, atau media sosial BMKG Pekanbaru untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem..(*ay)

Pos terkait