Lepas 65 Guru TK ke Porseni IGTKI Riau di Kuansing, Wawako Pekanbaru Titip Pesan Jaga Marwah Kota Bertuah

Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru, Markarius Anwar, melepas keberangkatan 65 guru taman kanak-kanak (TK) yang akan mewakili Kota Pekanbaru pada Pekan Olahraga dan Seni (Porseni)

Pekanbaru||ISBCenter.com – Sebanyak 65 guru Taman Kanak-Kanak (TK) yang tergabung dalam Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI)-PGRI Kota Pekanbaru resmi diberangkatkan untuk berlaga di ajang Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) tingkat kabupaten/kota se-Provinsi Riau.

Pelepasan kontingen dilakukan langsung oleh Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, di rumah dinas Wali Kota Pekanbaru, Senin (12/10/2026) pagi. Kontingen tersebut dijadwalkan akan mengikuti berbagai perlombaan selama tiga hari, mulai 12 hingga 14 Oktober 2026, di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) sebagai tuan rumah.

Dalam arahannya, Markarius Anwar tidak hanya menekankan soal target juara, namun juga pentingnya menjaga sikap dan etika sebagai duta Kota Pekanbaru. Ia berpesan agar seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas dan kekompakan.

“Ingat, kita datang membawa nama besar Kota Pekanbaru. Jaga nama baik daerah kita,” pesan Markarius.

Menurutnya, para guru yang berangkat tidak sekadar membawa misi kompetisi, tetapi juga membawa identitas dan karakter masyarakat Pekanbaru yang dikenal ramah dan santun. Ia meminta agar para peserta tetap kompetitif namun tetap menunjukkan keramahan di setiap interaksi.

Wawako Markarius berharap para peserta dapat membuktikan bahwa julukan Kota Pekanbaru sebagai Kota Bertuah bukan hanya sekadar slogan, melainkan benar-benar tercermin dalam karakter dan perilaku warganya, termasuk para pendidik.

Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh guru yang telah mempersiapkan diri di tengah padatnya aktivitas mengajar dan mendidik anak usia dini.

Pemerintah Kota Pekanbaru, lanjut Markarius, mendukung penuh keikutsertaan kontingen ini. Ia menilai Porseni IGTKI bukan hanya soal medali, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, memperkuat solidaritas antar guru se-Riau, serta menjadi ajang bertukar pengalaman dan inspirasi dalam dunia pendidikan anak usia dini.

Menjelang pelepasan, Wawako berpesan agar seluruh kontingen menjaga kesehatan, stamina, dan menikmati setiap proses perlombaan tanpa merasa terbebani oleh target.

“Menanglah dengan terhormat dan jadilah teladan yang baik bagi semua orang. Tampil tanpa beban. Ketika kita tampil dengan gembira dan penuh totalitas, hasil terbaik akan mengikuti,” ujarnya.

Markarius juga menaruh harapan besar agar kontingen Pekanbaru mampu mengukir prestasi membanggakan dan membawa pulang pengalaman berharga yang nantinya dapat diimplementasikan untuk kemajuan pendidikan anak usia dini di Kota Pekanbaru. Bahkan, ia berharap para juara pertama di tingkat provinsi dapat melaju ke tingkat nasional pada tahun 2028 mendatang di Jakarta.

“Kami akan selalu mendoakan dan menunggu kabar baik serta prestasi gemilang dari para guru semua. Pulanglah membawa kebanggaan, bawa pulang piala. Hal terpenting, bawa pulang pengalaman berharga untuk kemajuan pendidikan anak usia dini,” ungkapnya.

Acara pelepasan ditutup dengan doa bersama dan foto bersama, dengan harapan seluruh peserta dapat bertanding dengan semangat, menjaga kekompakan, dan mengharumkan nama Kota Pekanbaru di tingkat Provinsi Riau..(*ay)

Pos terkait