Jumat (12/8/2022), Wakil Walikota Dedy turut hadir di lokasi kebakaran sambil menguatkan korban atas musibah yang menimpanya.
“Ya, ini musibah kebakaran terbesar di tahun 2022. Ada 12 rumah hangus dalam waktu sangat singkat. Saya pun langsung datang setelah mendengar kabar. Kami atas nama Pemkot Bengkulu ikut merasakan duka yang mendalam. Sekali lagi kami sudah maksimal, kurang lebih ada 10 anggota pemadam kebakaran yang tumbang karena kondisi asap yang luar biasa,” terang Dedy.
Di lokasi yang sama, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Yuliansah mengatakan, api pertama kali muncul dari salah satu rumah warga yang kosong dan merembet ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi.
Saat usaha memadamkan api, pihaknya menurunkan seluruh armada pemadam kebakaran di Kota Bengkulu dan dibantu oleh masyarakat di sekitar lokasi. Tapi tak mudah bagi petugas saat hendak memadamkan api karena kondisi lokasi yang padat penduduk dan akses jalan yang sempit.
Bahkan beberapa petugas Damkar tumbang dan dilarikan ke rumah sakit akibat susah bernapas.
“Ya, api bisa dipadamkan oleh petugas dua jam seusai kejadian. Tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut, dan saat ini penyebab dari kebakaran masih dalam penyelidikan,” tutur Yuliansyah.










