42 Ribu BPJS Bengkulu Selatan Di Non Aktifkan

Bengkulu Selatan ||ISBCenter.com – Program Jaminan Kesehatan Daerah atau Jamkesda yang terintegrasi ke BPJS kesehatan Kabupaten Bengkulu Selatan terhenti, sebanyak Empat Puluh Dua Ribu lebih kartu BPJS Kesehatan dari program ini resmi di non aktifkan

Terhitung tanggal Satu Januari 2021sebanyak Empat Puluh Dua Ribu lebih kartu BPJS Kesehatan yang di biayai dari APBD Bengkulu Selatan melalui Program Jamkesda resmi di non aktifkan sejak itu pula kepala operasional BPJS Kesehatan Bengkulu Selatan.

Bacaan Lainnya

Kepala BPJS Bengkulu Selatan Dudy Andrioko mengaku ramai di datangi masyarakat untuk mengecek status kepesertaan BPJS Kesehatan yang masih aktif atau tidak, bagi masyarakat BPJS Yang di non aktifkan bisa di alihkan ke BPJS mandiri dengan membayar iuran bulanan, meski kerja sama dengan Pemda Bengkulu Selatan terus berlanjut.

“Jadi untuk Program Jamkesda persatu Januari ini di non aktifkan, jadi kami dari BPJS intinya siap terus berintegritas dengan Pemda dalam program JKN.” sampai Dudy Andrioko.

Sedangkan salah Satu Warga Kota Medan Kecamatan Kota Manna Rice Haryadi mengaku kecewa dengan kebijakan ini dirinya terpaksa mengurus pindah status menjadi kepesertaan mandiri agar tatap bisa menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan.

“Sudah tidak aktif lagi Kartu BPJS ini, dan saya kecewa, harapan saya kepada pemerintah semoga ada solusi nya agar kartu ini aktif lagi tanpa pembayaran mandiri” Harap Rice Haryadi.

Di non aktifkanya BPJS ini sebagai dampak adanya penurunan Anggaran Program Jamkesda 2021, Anggaran turun dari 18 Miliar Rupiah pada 2020 menjadi 1,2 Miliar Rupiah pada tahun 2021sebagai solusi nya Pemda Bengkulu Selatan mewacanakan akan mengganti program Jamkesda terintegrasi BPJS dengan program ber obat gratis dengan menunjukan KTP. (**Ra)

Pos terkait