Bengkulu Selatan||ISBCenter.com – Terkait dengan kejadian dugaan sepasang PNS Bengkulu Selatan yang tertangkap selingkuh di salah satu objek Wisata Kabupaten Kaur beberapa waktu yang lalu, hingga saat ini Inspektorat Daerah Bengkulu Selatan belum menurunkan tim investigasi.
Inspektur Inspektorat Daerah Bengkulu Selatan, Diah Winarsih beralasan salah satu alasan belum turunnya tim Inspektorat lantaran tidak tersedianya anggaran.
“Dugaan kejadiannya ini, di Kaur. Kita terkendala anggaran. Apalagi akhir tahun ini banyak kesibukan kan,” ujar Diah Winarsih, Kamis (10/12/2020)
Meski demikian, Menurut Diah Winarsih, dirinya telah memanggil “NY” selaku bawahannya di Inspektorat Daerah Bengkulu Selatan.
“Selaku atasan langsung, saya sudah memanggil beliau. Dan beliau sudah menyatakan kebenarannya,” jelas Diah Winarsih.
Disampaikan Diah Winrasih, menurut keterangan dari “NY”, bahwa kejadian tersebut sempat dibawa ke Polres Kaur, namun dugaan selingkuh tersebut tidak terbukti.
“Sesuai dengan pemberitaan di media bahwa tidak terbukti. Tapi untuk lebih jelasnya tetap saya panggil. Saya minta agar yang bersangkutan buat berita acara kronologis kejadian,” beber Diah Winarsih.
Atas kejadian ini, Diah Winarsih mengaku telah melaporkan hal ini ke Sekretaris Daerah Bengkulu Selatan.
“Saya menunggu perintah dari beliau (Sesda) mau diapakan kasus ini, terkait dengan tugas kita selaku inspektorat,” jelasnya.
Untuk saat ini, menurut Diah Winarsih, pihak Inspektorat belum bisa melakukan pemeriksaan, Karena masih menunggu instruksi dari Sekretaris Daerah Secara tertulis, Inspektorat telah melaporkan hal ini ke Sekretaris Daerah.
“Saya sudah melapor ke Sekda. Namun pada saat itu beliau tidak berada di tempat. Dan posisi laporannya saat ini masih ada di saya dulu. Kata beliau laporannya pegang dulu dengan saya, ya sudah, sekarang laporannya masih dengan saya,” demikian Diah Winarsih. (**Ra)










