Kota Bengkulu||ISBCenter.com – Setelah kosong selama enam tahun, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bengkulu akhirnya punya ketua umum definitif. Dalam Musyawarah Luar Biasa KONI Kota Bengkulu 2024 yang berlangsung di salah satu hotel di Kota Bengkulu, Sabtu pagi (22/06/2024), Arif Gunadi secara aklamasi dipilih memimpin KONI Kota Bengkulu.
Proses terpilihnya Arif Gunadi juga tak diwarnai banyak dinamika. Bahkan bisa dibilang sangat cepat, yakni dalam tempo sekitar 7 menit 45 detik. Hal ini menandai kesungguhan seluruh cabang olahraga di Kota Bengkulu untuk memajukan olahraga di kota ini. Tercatat, ada 25 pengurus cabor yang secara bulat memberikan dukungan kepada mantan Sekda Kota tersebut.
Usai terpilih, Arif Gunadi yang juga penjabat (Pj) Walikota Bengkulu, kepada RRI menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pengurus cabang olahraga yang sudah memberikan kepercayaan penuh kepadanya untuk memimpin KONI Kota Bengkulu. “Insya Allah dengan kebersamaan, KONI Kota makin maju kedepannya,” kata Arif.
Arif sendiri berkomitmen memajukan olahraga di Kota Bengkulu. Apalagi tahun depan Kota Bengkulu ada perhelatan Pekan Olahraga Provinsi Bengkulu. Arif bertekad Kota Bengkulu menjadi juara umum.
“Olahraga merupakan prioritas pemerintah kota Bengkulu karena di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat pula. Tentu kita akan memajukan olahraga Kota dan harus menjadi juara umum di Porprov 2025,” papar Arif.
Terkait anggaran KONI Kota, Arif mengakui belum dialokasikan di APBD 2024. Namun, ia bertekad memperjuangkan alokasi anggaran tersebut agar semua cabor di bawah naungan KONI Kota Bengkulu bisa menjalankan program pembinaan sebagaimana mestinya.
“Dulu kan KONI bisa dapat hibah dan pengurus bisa dari unsur pemerintah. Lalu sejak ada aturan baru, pengurusnya harus dari kalangan swasta, tidak boleh hibah. Nah, sekarang dengan aturan baru (lagi), insya Allah kita akan usulkan di APBD agar Pengcab-Pengcab bisa melakukan pembinaan di Kota Bengkulu,” tandas Arif.
Sementara itu, Wakil Ketua II KONI Provisinsi Bengkulu Sanuludin menyampaikan ada banyak atensi yang menjadi kewajiban Ketua KONI Kota, seperti anggaran, peningkatan prestasi, dan tata kelola organisasi cabang olahraga yang kepengurusannya sudah tidak aktif lagi.(*HS)










