Bengkulu||ISBCenter.com-Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Bengkulu mengelola 37 kawasan konservasi dengan luasan keseluruhan mencapai 71.279,964 hektare. Wilayah yang tersedia di Provinsi Bengkulu dan Lampung ini untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan keanekaragaman hayati laut secara berkelanjutan.
Kepala BKSDA Bengkulu Lampung, Hifzon Zawahiri melalui Seksi Pelayanan BKSDA, Wahyu Purnama mengatakan dari jumlah tersebut, 26 di antaranya adalah Cagar Alam (CA), 8 Taman Wisata Alam (TWA), 2 Taman Buru (TB) dan 1 Kawasan Pelestarian Alam (KPA).
Kawasan konservasi, kata Wahyu merupakan wilayah yang wajib dilindungi dan telah ditetapkan oleh pemerintah agar kondisinya tetap lestari. Kawasan konservasi juga dinilai menjadi salah satu unsur penting untuk memperlambat laju pemanasan global dan pelestarian flora dan fauna dilindungi.
Pada aspek penataan kawasan, dari 37 kawasan konservasi yang dikelola oleh Balai KSDA Bengkulu, terdapat 32 kawasan yang sudah ditetapkan, 4 kawasan masih penunjukan dan 1 kawasan belum ada fungsi yang jelas per dua tahun terakhir.
Masing-masing luasan wilayah konservasi tersebut yakni CA Mukomuko register I seluas 432,715 hektare, CA Mukomuko register II seluas 103 hektare, CA Air Rami register 87 seluas 245,853 hektare, CA Air Rami register 87a seluas 60,661 hektare, CA Air Seblat register 89 seluas 99,435 hektare, CA Talang Ulu I seluas 0,51 hektare, CA Talang Ulu II seluas 0,06 hektare, CA Pagar Gunung I dan II seluas 2,6 hektare, CA Pagar Gunung III seluas 0,28 hektare, CA Pagar Gunung IV seluas 0,22 hektare, dan CA Pagar Gunung V seluas 0,10 hektare.
Lalu CA Taba Penanjung I dan II luas 3,7 hektare, CA Danau Menghijau luas 139,80 hektare, CA Teluk Klowe dan CA Sungai Bahewo seluas 1.344,29 hektare, CA Kioyo I dan II seluas 305 hektare, CA Tanjung Laksaha seluas 360,532 hektare, CA Danau Dusun Besar seluas 488,18 hektare, CA Pasar Ngalam seluas 256,92 hektare, CA Pasar Seluma luas 159 hektare, CA Pasar Talo seluas 487 hektare, CA Air Alas seluas 59,5 hektare, CA Pulau Anak Krakatau 11.630 luas hektare, dan CA Bukit Barisan seluas 11.145,43 hektare.
TWA sendiri yakni TWA Bukit Kaba seluas 14.650,51 hektare, TWA Seblat seluas 7.732,8 hektare, TWA Air Hitam seluas 433 hektare, TWA Danau Dendam Tak Sudah seluas 88,82 hektare, TWA Danau Tes seluas 2.724,46 hektare, TWA Pulau Baai 967,20 hektare, TWA Lubuk Tapi Kayu Anjaran seluas 11.220,4 hektare, dan TWA Way Hawang seluas 64 hektare.
“Taman Buru kita ada TB Gunung Nanu’ua seluas 7.271 hektare, TB Semidang Bukit Kabu seluas 8.638 hektare, dan KPA Rawa Kandis seluas 1.373,67 hektare,” demikian Wahyu (*Rozi)










