Bengkulu||ISBCenter.com – Proses menua yang merupakan bagian alami dari kehidupan manusia sering kali diiringi dengan berbagai penurunan kapasitas intrinsik dan kemampuan fungsional, baik fisik maupun mental. Untuk mengantisipasi dampak negatif dari proses ini, pemerintah Kota Bengkulu bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) memulai inisiatif dengan menyediakan wadah bagi para lansia untuk tetap produktif dan berkarya.
Salah satu langkah konkrit yang diambil adalah dengan mendirikan sekolah lansia. Dewi Dharma, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Bengkulu, menjelaskan bahwa saat ini telah berdiri satu sekolah lansia di Kelurahan Cempaka Permai, Gading Cempaka.
Sekolah ini, yang juga dikenal sebagai kelompok bina keluarga lansia (BKL), telah berhasil melakukan pemberdayaan dan mewisuda puluhan lansia pada angkatan pertama pada tahun 2023.
“Kami telah memiliki satu sekolah lansia di Kelurahan Cempaka Permai, Gading Cempaka, dan dalam dua bulan ke depan, kami akan menyelenggarakan wisuda bagi para lansia yang telah menyelesaikan program ini,” ungkap Dewi, Minggu (31/3/24).
Dia juga menambahkan bahwa setiap kecamatan tengah merencanakan dan berkomitmen untuk membentuk sekolah lansia di wilayahnya masing-masing. Harapannya, para lansia akan mendapatkan bimbingan, layanan pendidikan, kesehatan, dan kesempatan untuk terus berkarya di masa tua mereka.
“Melalui sekolah lansia ini, kami ingin menciptakan lingkungan di mana para lansia dapat tetap aktif, religius, dan mandiri tanpa bergantung pada orang lain. Dengan adanya fasilitas ini, kami berharap dapat mengatasi masalah pengangguran di kalangan lansia yang sering kali menjadi penyebab berbagai penyakit,” katanya.
Dasar pembentukan sekolah lansia ini, kata Dewi, adalah untuk meningkatkan angka harapan hidup sambil mengurangi tingkat kesuburan penduduk, yang pada gilirannya akan mempengaruhi fenomena penuaan penduduk. Selain itu, peningkatan pelayanan kesehatan bagi lansia juga diharapkan dapat mengakibatkan peningkatan jumlah penduduk lanjut usia sementara menurunnya angka kematian.
Imam Syafei, salah satu pengurus padepokan Al Islah Kota Bengkulu, juga menyampaikan bahwa mereka telah mendirikan sekolah lansia di Kelurahan Surabaya jauh sebelum inisiatif pemerintah. Sekolah ini aktif setiap hari Jumat dan menawarkan berbagai kegiatan, termasuk kajian agama, olahraga, dan kegiatan kreatif lainnya.
Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas hidup para lansia serta memperkuat peran mereka dalam kehidupan bermasyarakat.(*Rozi )










