Lahat||ISBCenter.com – Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, bersama Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, S.H., M.H., meninjau langsung progres pembangunan Taman Rekreasi Ribang Kemambang, Senin (03/11/2025).
Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan proyek revitalisasi taman kebanggaan masyarakat Lahat tersebut berjalan sesuai target dan rencana yang telah ditetapkan.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati dan Wabup didampingi oleh sejumlah pejabat teknis dari dinas terkait serta pelaksana lapangan. Mereka meninjau beberapa titik pembangunan.
Bupati Bursah Zarnubi menyampaikan bahwa revitalisasi Taman Ribang Kemambang merupakan bagian dari visi Bursah-Widia untuk menjadikan Lahat sebagai destinasi wisata edukatif dan ramah keluarga.
“Pembangunan ini bukan sekadar taman rekreasi, tetapi kita ingin menjadikannya wahana edukasi bagi anak-anak sekaligus ikon wisata di Kabupaten Lahat. Harapan kita, ke depan, tempat ini mampu menarik wisatawan lokal maupun luar daerah,” ujar Bursah.
Ia menambahkan bahwa proses revitalisasi ditargetkan selesai pada akhir Desember 2025 agar dapat dibuka untuk umum pada Januari 2026.
“Kami ingin masyarakat Kabupaten Lahat memiliki tempat rekreasi yang nyaman saat libur. Oleh karena itu, perbaikan dan penataan di Taman Ribang Kemambang terus dikebut agar menjadi destinasi utama keluarga untuk berkumpul dan berlibur,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa seluruh pembiayaan proyek ini menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lahat. Selain infrastruktur, pemerintah juga menyiapkan konsep wisata edukatif dengan menghadirkan pusat edukasi kopi, museum kopi, serta kafe bernuansa tradisional dan modern.
“Yang menjadi sentral nanti adalah ikon Kopi Lahat seperti yang disuarakan Bupati. Kita ingin tempat ini menjadi pusat edukasi kopi dan destinasi unik yang membedakan Ribang Kemambang dengan tempat wisata lainnya,” jelasnya.
Dengan konsep taman modern dan ramah keluarga, pemerintah Kabupaten Lahat berharap Taman Rekreasi Ribang Kemambang akan menjadi magnet baru wisata daerah sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pariwisata.(*ADV/BM)










