“COVID19” Di Dusun Transmigrasi Air Sulian Kecamatan Kedurang Jadi Perhatian

Bengkulu Selatan||ISBCenter.com- Terhindar dari infeksi Virus Covid19 adalah harapan kita semua, maka dari itu Kita di tuntut untuk selalu mematuhi Protokol Kesehatan yang telah di anjurkan oleh Pemerintah Pusat maupun Daerah, himbauan untuk selalu mematuhi Protokol Kesehatan di Masa Pandemi Covid 19 dapat selalu Kita peroleh secara Digital maupun surat Edaran resmi dari Team Satgas Covid19 Pemerintah.

Bacaan Lainnya

Jurnalis ISBCenter.com Wilayah Kedurang mendapat Informasi adanya Warga Kecamatan Kedurang terpapar Covid 19, tepatnya di Dusun Air Sulian Desa Batu Ampar Kecamatan Kedurang yaitu atas Nama Cici Sunarsih (47), Istri dari Sunardi Warga Dusun Transmigrasi Air Sulian, Warga yang di laporkan Positif Covid 19 awalnya di Rujuk oleh Team Medis Transmigrasi Air Sulian ke RSUD Kabupaten Bengkulu Selatan agar dapat di tangani Lebih Lanjut dan Baik, namun takdir berkehendak lain Pasien tersebut akhrinya menghembuskan nafas terakhir sekitar jam 15.10 WIB Hari Minggu. (11/07/21)

Melalui Koordinasi antara RSUD Kabupaten Bengkulu Selatan, Team Satgas Covid 19, Aparat dan Disnakertrans untuk Jenazah di bawa pulang menuju kawasan permukiman Transmigrasi Dusun Air Sulian agar dilakukan pemakaman sesuai Protokol Kesehatan Covid 19.

Pada Proses membawa Jenazah menuju Daerah Transmigrasi Air Sulian ada Cerita tersendiri bagi para petugas yang menangani, akses jalan menuju kawasan Transmigrasi Dusun Air Sulian yang sangat licin dengan kontur jalan berbatu di perbukitan dengan jurang jurang yang cukup dalam di tengah hutan, sehingga menyulitkan mobil jenazah saat melalui jalan Desa Transmigrasi Air Sulian.

Dengan usaha yang tidak mudah akhirnya Mobil Jenazah Dapat Sampai Ke Dusun Trans Air Sulian, hal tersebut tidak lepas dari kesigapan dan kerja Keras Team yang terdiri dari keamanan TNI/Polri dan Disnakertrans serta Aparat Desa, sehingga akhirnya mobil Jenazah bisa masuk ke Dusun Trans Air Sulian dengan disambut oleh warga yang sudah mengggunakan APD.

Malam itu juga Jenazah dikebumikan di lingkungan Dusun Trans Air Sulian jam 20:00 WIB dengan Protokol Kesehatan yang ketat, hadir juga Kepala Desa Batu Ampar Atra Minhardi dan staff Desa sebagai bentuk hadirnya Pemerintahan Desa di tengah Masyarakat pada Penanganan Covid 19, Atra Minhardi mengucapkan Belasungkawa kepada Keluarga Bapak Sunardi atas Meninggalnya Ibu Cici Sunarsih, Semoga Keluarga yang di tinggalkan dapat sabar dan ikhlas atas musibah ini, Kepala Desa Batu Ampar menghimbau kepada seluruh Warga Transmigrasi Dusun Air Sulian Dan Desa Batu Ampar untuk selalu mentaati Protokol Kesehatan dimasa Pandemi Covid 19 dari Pemerintah.

“Kami Turut Berduka Atas meninggalnya Ibu Cici, Semoga Keluarga Yang di tinggalkan selalu di beri ketabahan, dan untuk Masyarakat Saya Harapkan Selalu Patuhi Prokes Di Masa Pandemi Covid 19, Serta mari kita putus penyebaran Virus Covid 19 ini secara serius dan bersama sama.” Ujar Atra Kepala Desa Dusun Trans Air Sulian Desa Batu Ampar.

Atra juga menambahkan bahwa Desa Batu Ampar Kecamatan Kedurang telah mendistrubusikan tempat cuci tangan, sabun dan masker untuk selalu digunakan oleh Masyarakat.

Sunardi Suami dari Almarhumah Cici Sunarsih mengatakan, bahwa memang sang Istri fisiknya lemah, sudah lama menderita sakit diabetes selama ini, hanya berobat jalan melalui klinik transmigrasi dan juga lewat PKM Kedurang, setelah akhir akhir ini sang Istri Kondisinya ngedrop dan tidak setabil, terpaksa sang Istri atas saran team medis untuk merujuk ke RSUD Kabupaten Bengkulu Selatan.

“Istri Saya Kondisinya memang sudah lama lemah, dan pada akhirnya ngedrop dan harus di rujuk Ke RSUD, Istri Saya juga sudah lama kena Diabetes dan rutin mendapatkan penangan medis, In sya allah Kami Pihak Keluarga sudah Ikhlas dan Tabah.” ujar Sunardi Suami dari Almarhum Cici Sunarsih. (**Nur)

Pos terkait