Lahat||ISBCenter.com – Tiga dari delapan tahanan yang kabur dari ruang Tahti Polres Lahat berhasil diringkus kembali dalam waktu kurang dari 24 jam. Ketiganya ditangkap setelah upaya pengejaran intensif yang dipimpin langsung oleh Kapolres Lahat AKBP Novi Edyanto SIK MIK.
Para tahanan itu melarikan diri pada Minggu dini hari, 27 April 2025, sekitar pukul 03.30 WIB, dengan cara menjebol dinding belakang sel, tepat di bagian arah WC yang tidak terjangkau kamera pengawas CCTV. Mereka menggunakan obeng yang telah dimodifikasi untuk membobol dinding tahanan.
Tahanan yang berhasil diamankan kembali adalah Andre Suwardi, yang ditangkap di Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim. Sementara dua lainnya, Dika Cahyadi dan Irfan Suryadi, berhasil ditemukan dan diringkus di kawasan perbukitan Kecamatan Gumay Ulu, Kabupaten Lahat.
“Ya benar, tiga telah diamankan. Lima masih dalam pengejaran,” jelas Kasubsi Penmas Humas Polres Lahat, Aiptu Lispono SH, Minggu (27/04/2025)
Diketahui, delapan tahanan yang melarikan diri terdiri dari lima tahanan kasus narkoba dan tiga tahanan kasus kriminal umum. Mereka adalah Popi Pandri, Dika Cahyadi, Irfan Suryadi, Andre Suwardi, dan Herlan Purnomo dari Satres Narkoba, serta Harliko Darliansyah, Jimi Saputra, dan Saputra dari Satreskrim.
Kapolres Lahat AKBP Novi Edyanto bergerak cepat dengan membentuk tim khusus untuk melakukan pengejaran. Selain melakukan penyisiran hutan-hutan di sekitar Kota Lahat, pihak kepolisian juga melakukan patroli intensif dan razia di seluruh wilayah hukum Polres Lahat untuk mempersempit ruang gerak tahanan yang masih buron.
Sementara itu, Propam Polres Lahat tengah melakukan pemeriksaan terhadap petugas jaga yang bertugas saat kejadian. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan apakah ada unsur kelalaian atau bahkan keterlibatan dalam kasus kaburnya para tahanan.
“Kami serius menangani kasus ini. Penyelidikan internal dilakukan untuk mengevaluasi standar pengamanan dan memastikan kejadian serupa tidak terulang,” tegas Kapolres Lahat.
Sebagaimana diberitakan, aksi pelarian para tahanan ini tergolong nekat. Mereka berhasil membobol dinding sel dengan obeng yang telah dimodifikasi menyerupai alat pahat. Insiden ini pun langsung menjadi perhatian serius di lingkungan Polres Lahat.
Hingga berita ini diturunkan, lima tahanan lainnya masih dalam pengejaran dan pihak kepolisian terus mengerahkan seluruh sumber daya untuk menangkap para buronan tersebut.(*BM )










