Bengkulu Selatan || ISBCenter.com – Polemik yang ada di PT JATROPHA SOLUTION (JS) terus mendapat sorotan oleh Publik, dari Izin Usaha yang diduga bermasalah di PT JATROPHA SOLUTION, Akusisi yang diduga sarat akan Kepentingan Petinggi Daerah Bengkulu Selatan, saat ini muncul dugaan baru adanya Dendam Politik pada Pilkada Bengkulu Selatan lalu di Tahun 2020 Kepada Manajemen PT JATROPHA SOLUTION yang lama.
Atas munculnya dugaan baru tersebut, Kami ISBCenter.com mencoba mencari tahu dan mengumpulkan data tentang Dugaan adanya Dendam Politik Kepada Manajemen PT JATROPHA SOLUTION yang lama oleh Pemenang Pilkada Bengkulu Selatan Tahun 2020.
Setelah Kami ISBCenter.com bertemu Langsung dengan DR di Ruang Kerjanya pada waktu lalu (12/01/2022) untuk mengkonfirmasi prihal pertemuannya dengan GM dan HR Manajemen PT JATROPHA SOLUTION di Rumah Dinas Bupati pada tanggal 28 Juni 2021.
DR sebagai orang dekatnya GM menyampaikan Kepada Kami ISBCenter.com bahwa HR sudah di Pecat dari PT JATROPHA SOLUTION, bukan hanya karena kinerjanya yang di tuding tidak benar, sejak awal memang HR tidak sejalan dan tidak mendukung GM pada Pilkada Lalu, karena pada Pilkada lalu HR menjadi Pendukung Salah satu lawan terkuat Politik GM yaitu HD.
Dari apa yang di sampaikan oleh DR, Kami ISBCenter.com mencoba mengumpulkan data tentang adanya dugaan Dendam Politik tersebut, Kami ISBCenter.com berhasil mendapati beberapa data tentang dugaan tersebut, Kami ISBCenter.com mendapati salah satu Jejek Digital yaitu https://www.beritarafflesia.com/menejer-jatropha-diduga-ikut-kampanyekan-salah-satu-cabup-bs/ berita tersebut terbit pada bulan November 2020.
Bukan hanya jejak Digital berupa link berita media online tersebut, Kami juga menemukan adanya SMS (Short Message Service) yang diduga mengarah ke ancaman yang di berikan kepada pihak Manajemen lama PT JATROPHA SOLUTION yaitu HR dari salah Satu Keluarga Dekat GM, yang mana GM adalah Pemenang Pilkada di Bangkulu Selatan Tahun 2020 untuk masa jabatan 2021 hingga 2024.
“Boss, Usahakan HD Menang, Kalau HD Kalah Kamu akan dapat Capeknya saja Nanti, sebab nanti mau kemana Kamu cari jalan untuk bawa sawit Keluar, karena itu sudah jadi catatan Kami, Apa lagi kalau GM menang tambah payah kamu nanti.” Pesan Singkat HRT Keluarga Dekat GM yang dikirim Kepada HR Manajemen Lama PT JATROPHA SOLUTION pada Bulan Oktober Tahun 2020 lalu.
Kami juga menanyakan secara langsung kepada HR Manajemen Lama PT JATROPHA SOLUTION tentang apa yang di Sampaikan DR tentang dirinya yang di katakan di pecat karena bukan hanya kinerja yang buruk, juga karena tidak mendukung GM di Pilkada Bengkulu Selatan pada Tahun 2020.
HR menyatakan benar bahwa Dirinya tidak Mendukung GM pada Pilkada Bengkulu Selatan Tahun 2020, tetapi HR membantah jika dirinya di pecat oleh PT JATROPHA SOLUTION, HR menyatakan bahwa dirinya yang mengundurkan Diri dari PT JATROPHA SOLUTION Cabang Bengkulu Selatan, di tambahkan oleh HR bahwa Dirinya saat mengundurkan Diri dari PT JATROPHA SOLUTION Mendapatkan Work Experience Certificate (Sertifikat Pengalaman Kerja) yang di Keluarkan di Jakarta pada tanggal 18 September 2021 dan di tanda tangani oleh Ratih Widyati sebagai Manager Office .
“Iya memang apa yang di Sampaikan oleh DR bahwa Saya tidak mendukung GM dan mendukung HD di Pilkada Bengkulu Selatan Tahun 2020 itu memang Benar, tetapi Saya tidak Pernah di pecat dari PT JS, karena Saya yang mengundurkan diri.” Ungkap HR Kepada Kami ISBCenter.com.
HR juga Menambahkan, setelah HR tidak mendukung GM pada pilkada Bengkulu Selatan Tahun 2020 dan GM Menang Pilkada, GM menyatakan secara langsung akan membuat berdarah-darah PT JATROPHA SOLUTION di bawah Manajemen HR, atas hal itu HR merasakan bahwa DR dan GM memanfaatkan Informasi dari Dirinya untuk mencari tahu masalah PT JATROPHA SOLUTION hingga pada akhirnya di Akusisi oleh PT BENGKULU SAWIT LESTARI.
(**Renald Ayubi)










