Diminta APH Lidik Dugaan Pungli Dinas Kesehatan Pada Pengondisian Honorer

Diminta APH Lidik Dugaan Pungli Dinas Kesehatan Pada Pengondisian Honorer

Bengkulu Selatan||ISBCenter.com – Terjadinya dugaan pungli untuk pengondisian honorer di lingkungan dinas kesehatan kabupaten Bengkulu Selatan membuat heboh di tengah masyarakat, pasalnya hal ini terjadi saat pemerintah banyak melakukan pemberhentian honorer di lingkungan Pemkab Bengkulu selatan.

Pengondisian ini terjadi pada honorer yang selama ini bertugas di DKR Bengkulu Selatan, namun saat ini honorer tersebut disulap menjadi honorer puskesmas pasar manna, hal ini timbulkan banyak ke tidak percayaan masyarakat atas tindakan pemerintah yang di lakukan oleh oknum ASN dinas kesehatan kabupaten Bengkulu Selatan.

Sesuai penelusuran media ini oknum honorer inisial E yang tadinya honorer DKR yang saat ini sudah melaksanakan tugas menjadi honorer di puskesmas pasar manna, dinilai tidak sesuai prosedur.

Diketahui oknum honorer tersebut diduga pernah dilakukan pemanggilan ke rumah pribadi salah satu ASN di lingkungan dinas kesehatan Bengkulu Selatan untuk membicarakan terkait sejumlah uang agar namanya kembali dimasukkan ke SISDMK, atas permintaan tersebut oknum honorer inisial E menyetujui pemberian sejumlah uang tersebut agar namanya masuk di SISDMK.

Sementara itu salah satu oknum ASN dinas kesehatan yang bertugas untuk pengaplutan nama tersebut inisial D berusaha agar nama E masuk dalam honorer puskesmas pasar manna dengan memasukkan nama E ke SISDMK sebagai honorer puskesmas pasar manna.

Sementara itu oknum ASN yang melakukan pengaplutan nama E ke SISMDK (D) saat dikonfirmasi menyatakan bahwa dirinya tidak hafal seluruh nama honorer yang ada di lingkungan kesehatan Bengkulu Selatan.

“Saya belum bisa jawab karena saya tidak hafal seluruh honorer yang ada di dinas kesehatan Bengkulu Selatan” ujar D.

Sementara itu D dinilai seolah olah tidak mengetahui kejadian tersebut, padahal dirinya juga salah satu oknum yang bekerjasama dalam melakukan tindakan yang dianggap lakukan tindakan yang tidak sesuai prosedur tersebut, karena dirinyalah yang mengaplutkan nama E ke dalam SISDMK, sebagai honorer puskesmas pasar manna, diduga demi melancarkan upayanya untuk memuluskan pungli dengan oknum honorer.

Saat ini diketahui E sudah bertugas di puskesmas pasar manna, dinilai hal ini sangat merusak tatanan pemerintahan yang jujur dan adil sesuai perintah serta program presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Disisi lain Rizal salah satu penggiat di kabupaten Bengkulu Selatan berharap agar kejadian ini menjadi prodak bagi Aparat Penegak Hukum (APH) untuk melakukan penyelidikan atas tindakan oknum ASN Dinkes Bengkulu Selatan serta oknum honorer yang sengaja lakukan penyogokan terhadap oknum ASN agar namanya dimasukkan ke SISMDK.(*JN)

Pos terkait