Disnaker Kabupaten Blitar Gelar Pelatihan Ketrampilan Bagi Pencari Kerja Dengan Klaster Kompetensi dan Skema Barista

Disnaker Kabupaten Blitar Gelar Pelatihan Ketrampilan Bagi Pencari Kerja Dengan Klaster Kompetensi dan Skema Barista

Blitar||ISBCenter.com – Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Tenaga Kerja telah melaksanakan Pendidikan dan Pelatihan Keterampilan bagi pencari kerja berdasarkan klaster kompetensi dengan Skema Barista, kegiatan tersebut memanfaatkan dana DBHCHT tahun 2025, bertempat di Kopi Sri, Kel. Satreyan Kec. Kanigoro Kabupaten Blitar, Rabu (16/4/2025).

Pendidikan dan Pelatihan Keterampilan Bagi Pencari Kerja Berdasarkan Klaster Kompetensi dengan Skema Barista merupakan salah satu upaya Pemerintah Daerah untuk menyambut tuntutan kualitas Tenaga Kerja yang kompeten, produktif, dan berdaya saing di Kabupaten Blitar.

Dalam sambutannya Bupati Blitar, Drs. H. Rijanto, yang disampaikan Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar, Nanang Adi Putranto mengucapkan selamat kepada para peserta yang telah terpilih untuk mengikuti pelatihan ini, dimana semua ini merupakan 20 orang terpilih dari total 245 orang pendaftar.

“Pelatihan kali ini adalah pelatihan berdasarkan klaster kompetensi dengan skema Barista,”jelasnya.

Menurutnya, Pelatihan dengan klaster kompetensi yang akan dilaksanakan sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas dan profesionalisme khususnya dalam bidang penyajian kopi.

“Keikutsertaan dalam pelatihan dan sertifikasi kompetensi ini adalah langkah nyata menuju pengakuan secara nasional,”tegasnya.

Lebih lanjut Nanang mengatakan, dalam era globalisasi yang terus berkembang, persaingan di berbagai bidang semakin ketat. sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) tidak hanya memberikan pengakuan dari pihak berwenang, tetapi juga membuka pintu untuk bersaing di tingkat nasional dan internasional,
ini adalah langkah strategis menghadapi tantangan zaman dengan lebih kompleks.

“Dunia terus berubah, dan tuntutan terhadap kompetensi profesional pun semakin meningkat. oleh karena itu, proses pembelajaran dan peningkatan kompetensi harus menjadi budaya yang diterapkan secara berkelanjutan,”tandasnya.

Nanang menambahkan, pelatihan dan sertifikasi ini bukan hanya bermanfaat untuk saudara-saudara pribadi, tetapi juga memiliki kontribusi pada pembangunan daerah kita.

“Sertifikasi ini merupakan upaya kita bersama untuk mendorong lahirnya SDM dengan ketrampilan tinggi di kabupaten blitar demi terwujudnya SDM yang berkualitas khususnya para generasi muda dalam menyongsong indonesia emas tahun 2045”, imbuhnya.

sebagai penutup ia berpesan “hidup sukses perlu proses, karena tidak ada orang sukses tanpa proses”. (Ema/DBHCHT)

Pos terkait