Ditemukan Jenazah Warga Desa Palak Siring di Pondok Kebun Jagung

Bengkulu Selatan|| ISBCenter.com- Pada hari Selasa tanggal 2 Agustus 2022 sekira pukul 06.30 WIB telah telah ditemukan Jenazah seorang warga diperkebunan jagung Desa Batu Ampar Kecamatan Kedurang.

Bacaan Lainnya

Jenazah yang ditemukan telah meninggal Dunia tersebut adalah Warga Desa Palak Siring Kecamatan Kedurang Kabupaten Bengkulu Selatan, Adapun identitas warga yang meninggal :

Nama : ADI SUNARTO
Umur : 64 Tahun
Pekerjaan : Tani
Alamat : Desa Palak Siring Kecamatan Kedurang

Untuk saksi-saksi yang menemukan :

Nama : DIWAN
Usia : 30 Tahun
Pekerjaan : Tani
Alamat : Desa Rantau Sialang Kec. Kedurang

Nama : SUGIANTO
Usia : 35 Tahun
Pekerjaan : Tani
Alamat : Desa Rantau Sialang Kec. Kedurang

Nama : ASRA
Usia : 70 Tahun
Pekerjaan : Tani
Alamat : Desa Rantau Sialang Kec. Kedurang

Menurut keterangan dari saksi-saksi yang menemukan jenazah Adi Sunarto (60), menyampaikan bahwa Korban meninggal dunia pergi ke kebun jagung miliknya di lokasi perkebunan Desa Batu Ampar pada hari Minggu tanggal 31 Juli 2022, biasanya korban sehabis Sholat subuh sudah bangun dan berada diluar pondok kebun.

Namun Pada hari Selasa tanggal 2 Agustus 2022 sekira pukul 06.30 WIB, korban belum juga terlihat oleh saksi-saksi. Oleh karena hal tersebut saksi-saksi merasa curiga dan langsung mendatangi serta melihat di pondok kebun Korban untuk mengintip dari celah dinding pondok dan benar saja ditemukan Korban sudah tergeletak.

Setelah itu saksi memanggil saksi lain untuk melihat korban secara bersama-sama. Setelah dibuka pintu pondok korban, didapati korban sudah tergeletak tidak bernyawa tidur dengan posisi badan miring, memakai baju kaos dua lapis, celana panjang dan tangan kiri memegang Balsem.

Diceritakan juga oleh saksi, bahwa Korban saat ini sedang sibuk menanam tanaman jagung dan korban menginap di kebun sudah dari hari Minggu tanggal 31 Juli 2022 kemarin, namun memang sudah 2 hari ini selema di kebun Korban mengeluhkan sakit perut dan mencret.

Pihak Polsek Kedurang yang disampaikan langsung oleh Kapolsek Iptu Sasi Raharto, SH bahwa pihaknya telah menghubungi Unit Identifikasi Polres Bengkulu Selatan untuk mendalami motif meninggalnya korban, hingga saat ini penyebab korban meninggal dunia belum dapat diketahui dan masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Lanjut Kapolsek Kedurang, bahwa keluarga korban sudah menggagap kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan Visum Et Revertum serta Autopsi.

“Jenazah sudah dibawa ke rumah duka pihak kelurga juga sudah mengikhlaskan dan menggap kejadian ini adalah musibah.” Ungkap Iptu Sasi Raharto, SH Kapolsek Kedurang. (**Renald Ayubi)

Pos terkait