Bengkulu||ISBCenter.com – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Bengkulu, Win Rizal, mengumumkan bahwa nilai ekspor Provinsi Bengkulu pada bulan Januari 2024 mencapai 195 miliar rupiah. Ia menjelaskan bahwa terjadi penurunan yang signifikan sebesar 53,08 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya, yang sebagian besar disebabkan oleh turunnya ekspor batubara dan karet.
“Kami mencatat penurunan yang cukup tajam dalam nilai ekspor Provinsi Bengkulu pada bulan Januari tahun ini, terutama disebabkan oleh penurunan ekspor batubara dan karet,” ungkap Win Rizal, Selasa (12/3/24).
Ia juga menjelaskan bahwa komoditas utama yang diekspor oleh Provinsi Bengkulu pada bulan Januari 2024 adalah batubara, yang menyumbang sebagian besar dari total nilai ekspor, mencapai 184 miliar rupiah. Sementara itu, komoditas karet, minyak sawit/lintah, dan komoditas lainnya mencapai 11,5 miliar rupiah.
Meskipun terjadi penurunan dalam nilai ekspor, BPS melihat bahwa neraca perdagangan Provinsi Bengkulu pada bulan Januari 2024 tetap surplus, mencapai 196 miliar rupiah. Hal ini menunjukkan stabilitas dalam perekonomian daerah tersebut, meskipun menghadapi tantangan dalam sektor ekspor.
“Neraca perdagangan yang tetap surplus menunjukkan keberhasilan dalam mengelola perdagangan luar negeri Provinsi Bengkulu meskipun terdapat penurunan dalam nilai ekspor. Kami akan terus memantau situasi ini dan berupaya untuk meningkatkan kinerja ekspor di masa mendatang,” tutup Win Rizal.(*Rozi)










