Empat Rumah dan Warung di Seginim Ludes Dilalap Si Jago Merah, Kerugian Capai Rp600 Juta

Kebakaran hebat melanda Desa Dusun Tengah, Kecamatan Seginim, Kabupaten Bengkulu Selatan, pada Senin 13 Juli 2026. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.15 WIB

Bengkulu Selatan — Kebakaran hebat melanda Desa Dusun Tengah, Kecamatan Seginim, Kabupaten Bengkulu Selatan, pada Senin 13 Juli 2026. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.15 WIB itu menghanguskan empat unit rumah warga, salah satunya difungsikan sebagai warung.

Api baru berhasil dijinakkan sepenuhnya pada pukul 16.00 WIB setelah warga setempat bahu-membahu bersama petugas pemadam kebakaran melakukan upaya pemadaman selama hampir dua jam.

Adapun empat rumah yang menjadi korban amukan api diketahui milik Nurbaiti (67), Iwan (50), Mikar (60), dan Elpian (50). Keempatnya merupakan warga Desa Dusun Tengah, Kecamatan Seginim.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi kejadian, titik api pertama kali disadari oleh seorang pelanggan warung nasi goreng. Ia melihat kepulan asap tebal yang muncul dari arah dapur rumah milik Nurbaiti. Menyadari adanya bahaya, Nurbaiti langsung berteriak meminta pertolongan warga.

“Mengetahui hal tersebut, Nurbaiti langsung berteriak meminta pertolongan warga,” ujar salah satu saksi mata di lokasi.

Warga yang mendengar teriakan tersebut segera berdatangan ke lokasi dan berupaya memadamkan kobaran api dengan alat seadanya. Di saat bersamaan, warga lain menghubungi unit pemadam kebakaran Kabupaten Bengkulu Selatan. Namun, karena material bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu, api dengan cepat membesar dan menjalar ke tiga rumah lain di sekitarnya.

Petugas Damkar yang tiba di lokasi langsung bergabung dengan warga untuk melokalisasi titik api. Setelah berjibaku selama kurang lebih dua jam, api akhirnya berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam total tanpa merembet lebih luas lagi.

Kapolsek Seginim melalui keterangan tertulisnya menyebut bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Meski demikian, seluruh harta benda milik korban tidak dapat diselamatkan.

“Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka, kebakaran tersebut mengakibatkan empat unit rumah, termasuk warung, hangus terbakar,” jelasnya.

Akibat kejadian ini, total kerugian material yang dialami keempat korban ditaksir mencapai sekitar Rp600 juta.

Hingga Senin malam, penyebab pasti munculnya api masih belum dapat dipastikan.

“Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang,” tambah petugas.

Pihak kepolisian bersama tim Inafis Polres Bengkulu Selatan telah memasang garis polisi di lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. Warga diimbau tetap waspada dan memastikan instalasi listrik serta kompor dalam kondisi aman saat meninggalkan rumah..(*1dn)

Pos terkait