Gala Dinner di Benteng Marlborough Jadi Pembuka Rangkaian Undian Nasional Simpeda 2026 di Bengkulu

Gala Dinner Malam Pesona Bumi Merah Putih yang digelar Bank Bengkulu sebagai tuan rumah Undian Nasional Tabungan Simpeda XXXVII Tahun 2026, Kamis malam (20/8/2026).

Kota Bengkulu||ISBCenter.com – Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai Gala Dinner Malam Pesona Bumi Merah Putih yang digelar Bank Bengkulu sebagai tuan rumah Undian Nasional Tabungan Simpeda XXXVII Tahun 2026, Kamis malam (20/8/2026).

Jamuan makan malam yang dipusatkan di kawasan bersejarah Benteng Marlborough ini dihadiri para pimpinan Bank Pembangunan Daerah (BPD) se-Indonesia yang tergabung dalam Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda).

Hadir dalam kegiatan tersebut Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi, jajaran Forkopimda Kota Bengkulu, Pj Sekda Kota Bengkulu Medy Pebriansyah, Ketua Asbanda Agus Widodo, Direktur Utama Bank Bengkulu Iswahyudi, serta para direktur utama, direksi, dan pimpinan cabang BPD dari berbagai provinsi.

Sejumlah BPD yang hadir di antaranya Bank Sulteng, Bank Kalteng, BPD Bali, Bank BJB, Bank Kaltimtara, Bank Jatim, Bank Maluku Malut, BSG, Bank Sultra, Bank Papua, Bank Kalsel, Bank Banten, Bank NTB, Bank Nagari, Bank Jakarta, Bank Sumselbabel, Bank NTT, Bank Sumut, Bank Jambi, Bank Jateng, Bank Kalbar, Bank Aceh, BRK Syariah dan BPD lainnya.

Dalam sambutannya, Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi menyambut hangat para delegasi dan memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan sejarah serta potensi pariwisata Kota Bengkulu.

Ia menjelaskan alasan pemilihan Benteng Marlborough sebagai lokasi gala dinner agar para tamu mendapatkan pengalaman berbeda, tidak hanya sekadar jamuan makan malam formal di hotel.

“Kalau di hotel sudah biasa. Kalau bicara tempat yang megah dan mewah, para direktur ini sudah biasa di hotel bintang lima, bahkan hotel di luar negeri juga sudah terbiasa,” ujar Dedy.

“Kami ingin membuat kesan. Saya berkeyakinan ini akan menjadi kesan bagi Bapak Ibu semua, makan malam gala dinner di tempat yang ratusan tahun didirikan oleh Inggris. Ini adalah benteng terbesar di Asia Tenggara,” lanjutnya.

Pada kesempatan itu, Dedy juga memaparkan rebranding pariwisata Kota Bengkulu dari Bumi Rafflesia menjadi Bumi Merah Putih. Menurutnya, perubahan ini bukan sekadar slogan, melainkan upaya mengangkat sejarah Bengkulu yang erat kaitannya dengan perjalanan kemerdekaan Indonesia.

“Dulu Kota Bengkulu dikenal dengan Bumi Rafflesia, sekarang kami rebranding menjadi Bumi Merah Putih,” katanya.

“Sang Saka Merah Putih itu dijahit oleh tangan putri Bengkulu. Beliau adalah Ibu Negara pertama, Ibu Fatmawati Soekarno. Oleh karena itu, untuk mengangkat nama beliau, kami melakukan rebranding promosi wisata dari Bumi Rafflesia menjadi Bumi Merah Putih,” jelasnya.

Dedy berharap para tamu dapat membawa cerita dan kesan positif tentang Bengkulu ke daerah masing-masing. Ia juga menilai kegiatan skala nasional seperti Undian Simpeda memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi Kota Bengkulu.

“Alhamdulillah, banyak sekali yang hadir ke Kota Bengkulu di acara ini. Nanti mereka akan menginap di hotel, mereka berbelanja, uang berputar,” ujar Dedy.

“Memang kita akan perbanyak event-event nasional di Kota Bengkulu,” tegasnya.

Dedy menambahkan, rangkaian kegiatan Asbanda di Bengkulu masih berlanjut dengan agenda utama Undian Nasional Tabungan Simpeda yang akan digelar Jumat (21/8/2026).

“Besok juga ada undian simpeda tingkat nasional dan itu pertama kali sejak kegiatan Asbanda ini ada di Bengkulu,” ungkapnya.

Gala Dinner Malam Pesona Bumi Merah Putih menjadi momentum strategis bagi Kota Bengkulu untuk memperkenalkan kekayaan sejarah, budaya, dan pariwisata kepada pimpinan BPD dari seluruh Indonesia.

Pos terkait