Bengkulu||IISBCenter.com – Sebanyak 393 JCH Bengkulu Selasa malam (14/5), sudah diberangkatkan dari Embarkasi Antara Bengkulu ke Embarkasi Padang Sumatera Barat dengan dua kali penerbangan yakni pukul 19.05 WIB dan pukul 19.25 WIB.
Dan dijadwalkan, untuk pemberangkatan dari BIM menuju Madinah pada Rabu, (15/5) pukul 02.25 WIB menggunakan pesawat Garuda Indonesia (GIA 3303).
Untuk memastikan kondisi Jemaah Calon Haji (JCH) Bengkulu khususnya pada pemberangkatan Kloter (kelompok terbang) I Provinsi Bengkulu atau Kloter III Padang yang merupakan jemaah asal Bengkulu Tengah dan Kota Bengkulu, Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah akan melakukan pemantauan langsung di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Sumatera Barat, Selasa (14/5). Pada pelepasan JCH itu, Gubernur Rohidin akan melakukan serah terima dengan panitia di BIM sekaligus memastikan kondisi para JCH.
“Di Bandara Internasional Minangkabau tentu kita akan serah terima dengan panitia disana, sekaligus saya memantau dan memastikan jamaah kita dalam kondisi baik,” ujar Gubernur Rohidin.
Pada kesempatan itu Gubernur juga akan menitipkan pada para petugas pendamping haji, agar terus melakukan pemantauan terhadap JCH khususnya yang lansia (lanjut usia).
Petugas pendamping baik kesehatan, pendamping umum dan ibadah diminta untuk benar-benar melakukan pemantauan kondisi jemaah sehingga siap menunaikan rukun dan wajib haji.
“Saya sudah mengingatkan betul dengan teman-teman yang pendamping untuk memastikan kondisi jemaah itu siap, untuk menunaikan rukun dan wajib haji. Kemudian yang kedua pastikan mereka sehat, saya pesankan betul dengan tenaga kesehatan tolong dipantau jemaah yang sudah lansia agar makannya teratur. Karena paling penting biasanya penyebab sakit di Mekkah Madinah itu karena enggak makan,” jelasnya.
Para jemaah pun diminta untuk menjaga kesehatan pribadi, dengan tetap menjaga pola makan dan istirahat sehingga kondisi tetap fit melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji.
“Terkadang jemaah ini malas makan dan tidak mau makan karena rasa makan enggak cocok, malas makan. Akhirnya dua tiga hari ngedrop sakit, jadi saya pesankan jemaah yang penting makan. Jangan memilih makanan, jangan berpikir untuk enak, tapi pikir untuk sehat,” imbau Gubernur Rohidin.
Untuk memastikan kondisi JCH Bengkulu di tanah suci, Gubernur juga akan melaksanakan zoom dengan petugas pendamping daerah setelah seluruh CJH Bengkulu tiba di Arab Saudi .
“Ya, nanti akan kita akan pantau melalui zoom juga kalau mereka sudah datang semua lengkap, agar termonitor dan memantau apa persoalannya, kesulitan-kesulitan mereka, dan lain-lain. Mudah-mudahan semua aman-aman,” tutup Rohidin Mersyah. (*Rozi )










