Bengkulu||ISBCenter.com – Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menegaskan komitmennya untuk pemerataan pembangunan infrastruktur. Program unggulan Jalan Mulus akan direalisasikan secara merata di 10 kabupaten/kota tanpa terkecuali.
Penegasan tersebut disampaikan Helmi Hasan saat membahas percepatan pembangunan infrastruktur bersama Wakil Gubernur Mian. Ia menyebut, infrastruktur jalan menjadi fondasi utama untuk menggerakkan ekonomi dan konektivitas antar wilayah di Provinsi Bengkulu.
Untuk teknis pelaksanaan, Gubernur menyerahkan sepenuhnya kewenangan penentuan titik dan prioritas pembangunan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu sebagai OPD teknis.
“Locus dan titik mana yang paling mendesak itu ranahnya Dinas PU. Gubernur tidak bisa menentukan sendiri. Tugas Gubernur memastikan anggarannya tersedia dan pembangunannya adil,” ujar Helmi Hasan.
Helmi meminta Dinas PUPR untuk membuat pemetaan yang proporsional dengan memastikan setiap kabupaten dan kota memiliki representasi pembangunan. Ia tidak ingin ada kesan ketimpangan anggaran yang memicu kecemburuan antar daerah.
Ia mencontohkan, jangan sampai ada kabupaten yang mendapat alokasi hingga ratusan miliar, sementara daerah lain seperti Bengkulu Selatan terkesan gelap dari pembangunan.
“Prinsipnya jelas, tidak ada satu pun kabupaten yang ditinggalkan. Semua harus terang. Nanti PU akan memaparkan secara detail porsinya agar masyarakat melihat pemerataannya,” tegasnya.
Lebih lanjut, Helmi Hasan menjelaskan bahwa Program Jalan Mulus akan dijalankan secara bertahap di tahun pertama dan kedua kepemimpinannya bersama Mian. Ia meminta masyarakat memahami bahwa pembangunan tidak bisa dilakukan secara instan karena harus melalui prosedur yang akuntabel.
Menurutnya, seluruh proses mulai dari perencanaan teknis, lelang, hingga pelaksanaan harus dilalui dengan hati-hati agar tidak menimbulkan masalah hukum di kemudian hari.
“Kita inginnya semua bisa langsung running di awal tahun pertama, tapi ada mekanisme teknis yang wajib dilalui. Kita harus hati-hati. Untuk apa kita buru-buru kalau ujungnya bermasalah dan tidak selesai-selesai,” pungkasnya.
Program Jalan Mulus ini diharapkan menjadi jawaban atas keluhan masyarakat terkait kondisi jalan provinsi yang selama ini menjadi penghambat distribusi hasil pertanian dan akses pelayanan publik..(*1dn)










