Gubernur Komunikasikan Jebolnya Pelabuhan Pulau Baai ke Pemerintah Pusat

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah

Bengkulu||ISBCenter.com – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengungkapkan telah berkomunikasi dengan Direktur Pelindo dan Kementerian Perhubungan untuk memastikan penanganan tanggul pelabuhan Pulau Baai segera diatasi dan dipermanenkan.

“Beban anggaran ada di pemerintah pusat. Sudah beberapa kali saya bertemu pak direktur dan Menhub agar penanganannya segera dilakukan,” ujar Rohidin usai peluncuran Buffer Area Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu, Selasa (2/7/24).

Bacaan Lainnya

Rohidin menegaskan telah mengadakan rapat khusus dan mengirim surat resmi, serta menyampaikan langsung permasalahan ini kepada pemerintah pusat.

Ia berharap penanganannya segera diatasi agar fungsi pelabuhan kembali normal dan rutinnya pendangkalan dapat tertangani.

Pada beberapa bulan lalu, tanggul pelabuhan Pulau Baai jebol sepanjang hampir 1.000 meter akibat abrasi. Awalnya, kerusakan tanggul hanya sekitar 50 meter namun semakin melebar akibat arus ombak laut Bengkulu yang tinggi. Hal ini menyebabkan pendangkalan alur pelabuhan Pulau Baai.

Pelindo sempat berencana menambal kerusakan tanggul dengan anggaran daerah. Namun, rencana ini tertunda karena ada klaim bahwa kawasan tersebut masuk dalam area Cagar Alam milik Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu – Lampung.

Setelah ditinjau ulang bersama BKSDA, ditemukan bahwa kawasan jebolnya tanggul tidak masuk dalam wilayah Cagar Alam berdasarkan dokumen batas wilayah kepemilikan lahan Pelindo.(*Rozi)

Pos terkait