Bengkulu Selatan || ISBCenter.com- Jembatan Air Nipis Desa Suka Negeri yang menghubungkan Dua Kecamatan di Bengkulu Selatan Hampir Ambruk di Terjang Air Bah, hal itu tersebut di akibatkan dari pengerjaan Bendungan Air Nipis yang belum Rampung dan Intensitas Hujan yang tinggi pada Awal Bulan September menyebabkan debit air di aliran Sungai meningkat. (05/09/21)
Kerusakan yang di Sebabkan oleh Terjangan Air Bah pada hari Minggu kemaren Selain menyebabkan Tanah Abuitment Longsor, juga Mengancam Rumah Warga yang ada di pinggiran Sungai Air Nipis, jika terjadi Air Bah Susulan salah satu Rumah Warga terancam ikut terbawa oleh Arus Sungai.
Bupati Gusnan Mulyadi bersama Wakil Bupati dan DPR Bengkulu Selatan langsung turun ke lapangan untuk mengecek Jembatan yang hampir Ambruk tersebut, salah Satu Pengawas Proyek dari PUPR Hadi Buana menjelaskan bahwa Kejadian Jembatan yang Hampir ambruk tersebut di kerenakan Faktor Alam, dan Faktor Alam tersebut tidak mampu di atasi.
Menanggapi Hal tersebut Gusnan Mulyadi saat sesi wawancara dengan Awak Media menyampaikan Bahwa Faktor Alam yang menyebabkan kejadian jembatan yang Hampir Ambruk, Karena Tidak Ada satupun Manusia yang mampu mengatur Alam dan Curah hujan.
“Untuk Progres Pembangunan Fisik berjalan dengan baik, tapi di Dunia ini tidak ada Satupun Manusia yang dapat mengatur Bencana Alam dan Curah hujan, untuk Jembatan yang Rusak nanti akan di tangani dan akan di perbaiki.”ujar Bupati Bengkulu Selatan.
Pengerjaan Bendungan Proyek Air Nipis sering mendapatkan masalah di saat Intensitas Curah Hujan Sedang tinggi, bahkan Kerusakan yang di Alami tidak Tanggung-tanggung, Pada Waktu Lalu Terjangan Air Bah yang datang menyebabkan salah satu Pintu Air hancur dan Irigasi Tidak dapat di gunakan, hal tersebut mendapatkan Protes keras dari Masyarakat.
Anwar salah Satu Warga Desa Palak Bengkerung sangat menyesalkan atas pengerjaan Bendungan yang belum Rampung, Pembangunan Bendungan Banyak Merugikan Masyarakat bukan hanya karena pengerjaan Proyek yang Belum Rampung, Kerusakan yang di sebabkan air Bah juga membuat lahan pertanian Masyarakat Rusak dan Kolam Ikan banyak yang mengalami kerugian karena tidak ada air yang dapat masuk, penyebabnya adalah irigasi Sungai dan Pintu Air Rusak parah akibat pembangunan Bendungan Air Nipis.
“Kami Kesal pembangunan bendungan belum juga Rampung, sedangkan Kerusakan sudah terjadi cukup Parah, lahan pertanian Kami banyak yang tidak dapat di gunakan kolam ikan banyak yang Kekeringan, Kami di sini berharap Pembangunan Bendungan Air Nipis cepat Rampung dan yang mengalami Kerusakan dapat di perbaiki. ” Ujar Anwar Waga Palak Bengkerung
Disisi lain Tokoh Pemuda Bengkulu Selatan yang juga Putra Air Nipis Indarmen Syukur mengatakan, kecuali faktor banjir ada kesalahan fatal dari Kontraktor Pembangunan Bendungn Air Nipis.
“Selain disebabkan banjir, penyusutan alur sungai yang dipasang cashdam Bronjong itu adalah faktor utama longsornya dibagian Abutment Jembatan yang ada, ini murni kesalahan teknis dalam pengerjaan kontraktor,” Tegas Indarmen Syukur.
Lebih lanjut Indarmen Syukur mengatakan selama ini banjir lebih besar dari yang ada, tetapi tidak pernah terjadi longsor separah ini.
“Sekali lagi kejadian ini terjadi karena Kontraktor Pelaksana tidak becus dalam teknis pengerjaan Rehab bangunan bendungan air nipis,” tutupnya.(Rei/Adi)










