Viral! Murid Pukul Guru Di Bengkulu, Dikembalikan Ke orang Tuanya

Viral! Murid Pukul Guru Di Bengkulu, Dikembalikan Ke orang Tuanya

Bengkulu||ISBCenter.com – Viral perlakuan tidak wajar oleh seorang siswa di SMA Negeri 1 Kota Bengkulu terhadap gurunya yang merupakan Waka Kesiswaan.

Menurut data yang kami terima, seorang siswa tersebut yang kini sudah di laporkan ke Polsek Ratu Agung. Bahkan ST sudah di Keluarkan oleh pihak sekolah. Pasalnya ST bukan hanya berkata kasar tetapi telah melakukan pemukulan kepada gurunya yang mengakibatkan memar dan benjolan di kepala gurunya, bahkan ST juga mengancam hendak membunuh gurunya.

Bacaan Lainnya

Kejadian ini menimpa seorang guru wanita di SMA Negeri 1 Kota Bengkulu, berinisial SV (41). Beliau menjadi korban penganiayaan dan dipukul menggunakan alat briket oleh sang siswa berinisial ST murid kelas 11 SMA Negeri 1 Kota Bengkulu. Sekitar tanggal 9 Desember2022 yang lalu. Namun baru dilaporkan korban kepada pihak berwenang.

Adapun akarnya permasalahan yang sehingga kasus ini terjadi setelah SV menyelesaikan perkara pelanggaran aturan sekolah yang dilakukan ST.

ST merasa tidak terima karena telah diberi surat peringatan hingga melakukan pemukulan kepada SV yang merupakan gurumya juga.

Menurut salah seorang guru 1 yang tidak mau disebutkan namanya, terlapor ST memang kerap melakukan pelanggaran aturan sekolah walau sudah dilakukan pembinaan oleh pihak sekolah sebelumnya. Namun terlapor masih tidak berubah bahkan melakukan pelanggaran yang sangat banyak dan emang tidak bisa dimaklumi lagi oleh pihak sekolah. ST juga merupakan siswa. Pindahan dari salah satu sekolah swasta di Kota Bengkulu.

“Saya cemas, karena dia mengancam saya bilang mati kamu di luar gitu setelah mukul, itu yang buat saya cemas, hingga membuat laporan kepolisian. Untuk laporannya sendiri ke pihak kepolisian saat ini masih ditindaklanjuti oleh polisi. “Sudah saya laporkan visum juga sudah tinggal menunggu di kepolisian lagi,” Jelas SV..(**YS)

Setelah kejadian yang sempat viral di media ini, pihak SMAN 1 Kota Bengkulu diketahui mengeluarkan ST siswa kelas 11 yang melakukan penganiayaan dengan memukul seorang guru wanita menggunakan briket hingga memar dan benjol.

Kepala SMAN 1 Kota Bengkulu, H. Rustiyono, M.Pd mengatakan keputusan untuk mengeluarkan ST berdasarkan aturan sekolah yang telah ditetapkan.

Serta rapat para guru dan berita acara konferensi kasus pelanggaran siswa yang dilakukannya.

Untuk penegakan disiplin pihak sekolah menjatuhkan poin pelanggaran terhadap siswa yang melanggar, dan ternyata poin pelanggaran ST telah melebihi batas wajar di sekolah sesuai aturan sekolah.

“Dari beberapa catatan kami memang ananda ini sudah banyak melakukan pelanggaran tata tertib sehingga banyak dilakukan pembinaan,” sampainya, Kamis, 5 Januari 2023.

“Karena total poin pelanggarannya sudah melebihi batas aturan di sekolah kita maka kita kembalikan ke orang tua,” Pungkas Kepala Sekolah H. Rustiyono, M.Pd

Pos terkait