Isnan Fajri Resmi Jabat Sekda Provinsi Bengkulu

Isnan Fajri saat dilantik gubernur Bengkulu sebagai Jabat Sekda Provinsi Bengkulu, Rabu (04/10/23)

Bengkulu||ISBCenter.com – Rohidin Mersyah hari ini, Rabu (4/10) melantik Isnan Fajri sebagai Sekda Provinsi Bengkulu, bertempat di Balai Raya Semarak Bengkulu.

Pelantikan itu menindaklanjuti keputusan Tim Penilai Akhir (TPA) terhadap pengusulan tiga nama dengan pemeringkatan tertinggi dalam lelang jabatan beberapa waktu lalu, yang dituangkan dalam salinan Keputusan Presiden (Kepres) Republik Indonesia nomor 138/TPA tahun 2023 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dari dan Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu yang menetapkan pengangkatan Isnan Fajri, S.Sos, M.Kes sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu.

Bacaan Lainnya

Prosesi pelantikan dengan didampingi dua orang saksi yakni Perwakilan Panitia Seleksi (Pansel) Prof. Herawan dan rektor UINFAS Bengkulu, Prof. Dr. KH. Zulkarnain Dali, M.Pd berlangsung dengan hikmat.

Dalam kata sambutannya, Gubernur Rohidin mengharapkan Isnan Fajri bisa memberikan dukungan penuh terhadap jalannya roda pemerintahan di Provinsi Bengkulu karena jabatan Sekretaris Daerah dikatakannya merupakan jabatan struktural tertinggi di Lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu dan dalam keseharainnya berperan memegang tumpuan pimpinan administrasi tertinggi.

Disamping mengawal pengadministrasian pelaksanaan pemerintah sehingga berjalan sesuai regulasi (aturan) dan perundang-undangan yan berlaku. Isnan Fajri sebagai Sekda juga diharapkan mampu menampung aspirasi seluruh elemen masyarakat.

“Maka Sekretaris Daerah memiliki Peran yang sangat strategis. Kalau pemerintahan ini diumpakan satu tubuh, Kepala Daerah berada pada posisi Kepala, lehernya itu adalah Sekretaris Daerah, sementara badannya itulah struktur birokrasi. Artinya Sekda mempunyai peran menterjemaahkan visi misi Kepala Daerah untuk digerakkan melalui kerangka birokrasi,” ungkap Rohidin.

Dalam kesempatan itu Gubernur juga menegaskan, dalam posisinya sebagai Sekda, Isnan Fajri harus berada di empat posisi mengelilingi Kepala Daerah yakni di Depan dan Belakang, serta sisi Kiri dan Kanan dalam hal pemahaman terhadap regulasi yang menjadi dasar dalam melaksanakan pemerintahan.

“Saat di depan. Seperti sopir, seorang Sekda harus memiliki kepiawaian, pemahaman terhadap regulasi yang menjadi dasar dalam melaksanakan pemerintahan. Di belakang, dalam hal membuat keputusan termasuk statement. Tidak boleh Sekda mendahului Kepala Daerah. Demikian saat berada di sisi kanan Kepala Daerah ketika akan membuat kebijakan-kebijakan,” jelas Rohidin terkait peranan Isnan Fajri sebagai Sekda Provinsi Bengkulu yang mulai akan diembannya mulai hari ini.

Jabatan Sekda Provinsi Bengkulu yang saat ini diamanahkan pada Isnan Fajri, ditekankan Gubernur bukan datang tiba-tiba melainkan melalui proses panjang dan penilaian kelayakan sesuai pengalaman birokrasi yang sudah dijalani selama ini.

“Selamat menjalankan tugas, ini amanah yang tidak mudah. Namun yakinlah kalau didasari dengan keikhlasan, kesungguhan dalam menjalankan tugas, menerima segala sesuatu dengan lapang dada dan terbuka. Tidak ada sulitnya memegang tugas dan tanggung jawab menjalankan amanah itu,” ungkap Rohidin memberikan selamat sembari berharap juga semua pihak memberikan dukungan yang sama khususnya dari keluarga terdekat Isnan Fajri.

Dilain pihak, Isnan Fajri mengatakan siap mengemban menjalankan tugas yang diamanahkan padanya.

Dirinya juga bersyukur dengan pelantikannya sebagai Sekda hari ini, karena menurutnya hal itu merupakan perjuangan dan pencapaian puncak untuk karir sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Ini merupakan pencapaian puncak karir sebagai seorang Pegawai Negeri Sipil, walaupun terus terang saya tidak pernah bercita-cita untuk menjadi seperti sekarang ini. Tetapi semuanya dijalani dengan ikhlas, pencapaian seperti ini wajib disyukuri,” tutupnya..(*Iesbe)

Pos terkait