Jalan Koto Kombu–Sumpu Rusak Bertahun-tahun, Mahasiswa Hukum Uniks Desak DPRD Kuansing Segera Bertindak

Jalan Koto Kombu–Sumpu Rusak Bertahun-tahun, Mahasiswa Hukum Uniks Desak DPRD Kuansing Segera Bertindak

Kuansing||ISBCenter.com – Kondisi ruas jalan yang menghubungkan Desa Koto Kombu dengan Desa Sumpu, Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, kembali menjadi sorotan. Kerusakan jalan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun dinilai menghambat aktivitas masyarakat dan membutuhkan perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi serta DPRD Kuansing.

Warga mengaku harus menghadapi kondisi jalan yang semakin memprihatinkan, terutama saat musim hujan. Jalan yang berlumpur dan sulit dilalui tidak hanya menghambat mobilitas masyarakat, tetapi juga meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan bagi para pengguna jalan.

Ruas jalan tersebut merupakan akses vital yang setiap hari dimanfaatkan masyarakat untuk bekerja, menjalankan aktivitas ekonomi, mengangkut hasil pertanian, hingga mengantar anak-anak ke sekolah. Karena itu, masyarakat menilai perbaikan infrastruktur jalan merupakan kebutuhan mendesak yang tidak bisa lagi ditunda.

“Jangankan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, jalan menuju tempat menuntut ilmu saja kondisinya belum memadai,” demikian keluhan masyarakat yang disampaikan kepada Ketua Himpunan Mahasiswa Hukum Universitas Islam Kuantan Singingi, Robi Camdra, pada Kamis (2/7/2026).

Menanggapi aspirasi tersebut, Robi Camdra menyatakan keprihatinannya terhadap kondisi yang dialami masyarakat Hulu Kuantan. Menurutnya, DPRD Kabupaten Kuantan Singingi sebagai lembaga representasi rakyat memiliki tanggung jawab untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat, khususnya terkait pembangunan infrastruktur yang menyangkut kebutuhan dasar warga.

Robi mengatakan, berdasarkan aspirasi yang diterimanya, banyak warga mempertanyakan sejauh mana perhatian para wakil rakyat terhadap kondisi yang mereka alami. Bahkan, sebagian masyarakat menyampaikan kekecewaannya dengan mempertanyakan apakah Hulu Kuantan masih menjadi perhatian pemerintah dan DPRD Kabupaten Kuantan Singingi.

“Sebagian masyarakat menyampaikan kepada kami, ‘Apakah mereka yang saat ini duduk di kursi DPRD masih memikirkan kami sebagai masyarakat Hulu Kuantan, atau jangan-jangan Hulu Kuantan sudah tidak lagi menjadi perhatian Kabupaten Kuantan Singingi?’ Kalimat tersebut merupakan bentuk kekecewaan masyarakat dan patut menjadi bahan evaluasi bersama,” ujar Robi.

Ia juga mengungkapkan bahwa masyarakat mempertanyakan keberadaan sejumlah anggota DPRD yang berasal dari wilayah Hulu Kuantan. Warga berharap para wakil rakyat lebih sering turun langsung ke lapangan untuk mendengar keluhan masyarakat dan memperjuangkan kebutuhan yang menjadi kepentingan umum.

Menurut Robi, fungsi DPRD tidak hanya menerima aspirasi yang datang, tetapi juga aktif menjemput aspirasi masyarakat, terutama di daerah yang masih menghadapi keterbatasan pembangunan. Kepercayaan masyarakat yang diberikan melalui proses demokrasi, katanya, harus dibalas dengan kerja nyata dan keberpihakan terhadap kepentingan rakyat.

Himpunan Mahasiswa Hukum Universitas Islam Kuantan Singingi pun mendesak DPRD Kuantan Singingi agar segera menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kerusakan jalan Koto Kombu–Sumpu dengan mendorong pembahasan dan penganggaran perbaikannya sesuai kewenangan yang dimiliki. Organisasi tersebut juga mengajak seluruh anggota DPRD untuk lebih aktif hadir di tengah masyarakat agar kebijakan yang diambil benar-benar berdasarkan kebutuhan warga.

“Yang dibutuhkan masyarakat hari ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi solusi nyata terhadap persoalan yang mereka hadapi. Hadirnya wakil rakyat harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Robi.

Sebagai bentuk komitmen terhadap kepentingan publik, Himpunan Mahasiswa Hukum Universitas Islam Kuantan Singingi menyatakan akan terus mengawal setiap kebijakan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat.

“Kami akan terus menjalankan peran mahasiswa sebagai agen perubahan dan kontrol sosial. Aspirasi masyarakat akan terus kami suarakan agar pembangunan dapat dirasakan secara adil dan merata oleh seluruh masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi,” tutup Robi..(*ped)

Pos terkait