Asahan||ISBCenter.com – Ka. Kankemenag (Kepala Kantor Kementerian Agama) Kabupaten Asahan Dr. H. Saripuddin Daulay. M.Pd. Menjadi Narasumber Bimbingan Manasik (Bimsik) Haji pada Zona Empat Di MAS Daerah Air Batu Kelurahan Seruai Sei Alim Ulu Dsn II. (Jum’at, 19/04). Peserta Bimsik Haji adalah calon jemaah haji (CJH) dari tujuh Kecamatan yakni Air Batu, Aek Kuasan, Pulau Rakyat, Aek Songsongan, Rahuning, Bandar Pulau dan Aek Ledong.
Dalam pemaparan materinya Saripuddin memberikan informasi praktis tentang persiapan dan logistik Haji.
“ada hal-hal yang simple tapi biasanya yang simple ini sering terlupakan oleh calon jemaah haji, biasanya dari keberangkatan di Asrama, di pesawat dan bahkan ketika di Tanah Suci”, jelas Saripuddin. Menurutnya hal-hal simpel yang sering terlupakan adalah ketika sudah sampai di asrama haji, para CJH tidak tahu atau bingung apa yang dilakukan ketika sampai di asrama, kemudian ketika dipesawat hal-hal apa saja yang tidak diperbolehkan ketika dalam pesawat.
“nah hal-hal simpel seperti ini harus diketahui oleh bapak dan ibu agar nantinya tidak mendatangkan atau membuat permasalahan yang bisa memicu kekhawatiran bagi jemaah haji lainnya”, lanjut Saripuddin. “bapak dan ibu juga nantinya akan dibagi kelompok haji, pengaturan akomodasi, transportasi di Tanah Suci dan informasi tentang tempat-tempat penting yang akan dikunjungi selama haji”, terang Saripuddin.
Selain itu Saripuddin juga memberikan pengetahuan tentang Etikda dan Adab Haji yakni tata cara berinteraksi yang baik dengan sesama jemaah, sikap yang harus dijaga di tempat-tempat suci, dan pentingnya menjaga kesopanan dan kerukunan selama ibadah Haji. Terakhir dalam materinya Saripuddin juga menyampaikan tentang Kesadaran dan Persiapan Mental bagi CJH.
“selain pengetahuan dan keterampilan teknis, bapak dan ibu juga akan dibekali dengan kesadaran dan persiapan mental yang penting dalam menghadapi perjalanan ibadah haji, pentingnya kesabaran, keteguhan hati dan kesadaran akan tujuan ibadah haji dalam menghadapi berbagai tantangan fisik dan emosional bapak dan ibu”, tutup Saripuddin. Saripuddin berharap dengan adanya bimsik haji ini para CJH lebih siap dan percaya diri dalam menjalankan ibadah haji. (HR)










