Kejar Target Adipura, Pemkot Bengkulu Fokus Benahi Data dan Edukasi Sampah

Pemerintah Kota Bengkulu menggelar rapat pembahasan penyusunan Roadmap Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Pengelolaan Sampah di Ruang Hidayah I, Kantor Walikota, Selasa (28/4/26).

Kota Bengkulu||ISBCenter.com – Pemerintah Kota Bengkulu menggelar rapat pembahasan penyusunan Roadmap Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Pengelolaan Sampah di Ruang Hidayah I, Kantor Walikota, Selasa (28/4/26).

Pemerintah Kota Bengkulu menggelar rapat pembahasan penyusunan Roadmap Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Pengelolaan Sampah di Ruang Hidayah I, Kantor Walikota, Selasa (28/4/26).

Langkah ini diambil guna meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah sekaligus mengejar target capaian nilai Adipura yang lebih baik.

Rapat dipimpin langsung oleh Pj Sekda Kota Bengkulu Medy Pebriansyah, didampingi Asisten I Alex Periansyah dan Kadis Lingkungan Hidup (LH) Anshar Amin.

Agenda ini juga dihadiri secara daring oleh Direktur Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Pesisir dan Laut KLHK RI, Drs. Sayid Muhadhar, serta kehadiran fisik Pengendali Dampak Lingkungan Ahli Muda KLHK RI, Veronica.

Dalam arahannya, Sayid Muhadhar menyoroti nilai capaian pengelolaan sampah Kota Bengkulu tahun lalu yang berada di angka 40,88.

Menurutnya, angka tersebut menunjukkan perlunya pembinaan intensif, terutama pada indikator kesadaran masyarakat dan pengurangan volume sampah di tingkat rumah tangga.

“KIE kali ini bertujuan mendorong semua pelaku untuk meningkatkan praktik pengurangan sampah. Kita perlu penguatan regulasi, mulai dari Perda JAKSTRADA hingga rencana induk pengelolaan sampah (RISSP) untuk jangka 5 hingga 10 tahun ke depan,” ujar Sayid.

Ia juga menyarankan agar Pemkot Bengkulu melakukan sinkronisasi anggaran antarOPD. Pesan-pesan edukasi lingkungan diharapkan bisa “dititipkan” melalui program tematik di Dinas Kesehatan maupun sosialisasi di BKKBN untuk menjangkau masyarakat luas.

Menanggapi hal tersebut, Pj Sekda Medy Pebriansyah menegaskan bahwa masalah sampah adalah prioritas utama Walikota dan bukan hanya tanggung jawab Dinas LH semata.

Walikota telah menginstruksikan seluruh Kepala OPD, Camat, hingga Lurah untuk menghilangkan ego sektoral.

“Urusan persampahan adalah tanggung jawab bersama. Kita sudah melakukan berbagai upaya, mulai dari pemberantasan TPA liar hingga pengaktifan bank sampah. Namun, kita perlu lebih fokus pada penginputan data dan sinkronisasi di lapangan agar hasil kerja keras kita tercatat dengan baik,” tegas Medy..(*dd)

Pos terkait