Kenaikan Insentif RT RW Tidak Terealisasi di PAK 2024 FORMAT Lakukan Unras Besar Besar

Kenaikan Intensif RT RW Tidak Terealisasi di PAK 2024 FORMAT Lakukan Unras Besar Besar

Blitar||ISBCenter.com – Forum Masyarakat RT dan RW (Format) audensi bersama Komisi I DPRD Kabupaten Blitar dan OPD terkait, dengan agenda minta kejelasan proses pencairan tahap 1 yang amburadul dan minta intensif sebesar Rp 250rb perbulan, yang sesuai janji Pemkab Blitar di akhir tahun 2024.

Audensi di pimpin ketua Komisi I DPRD kab Blitar didampingi anggota komisi I, bertempat diruang rapat kerja DPRD kabupaten Blitar, Rabu (5/6/2024).

“Hearing kali ini meminta insentif RT RW sebesar 500rb/bulan, kami mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih pada Pemkab Blitar yang sudah merealisasikan Insentif RT RW sebesar 125rb,” kata Tiok panggilan akrab ketua Format Swantantio

Menurut Tiok, itu sudah mempunyai payung hukum, yaitu perbup Blitar No 71 Tahun 2023. Format juga menuntut pada Pemda untuk tambahan insentif sebesar 250rb/bulan di APBD Perubahan 2024.

“selain itu kita juga menuntut pemerataan Bintek yang selama ini pelaksananya belum merata,” jelasnya.

Apabila tidak ada kejelasan terkait Intensif di PAK 2024 lanjut Tiok ,”maka ia akan menggelar aksi unjuk rasa dengan masa yang besar bersama ketua RT RW se kabupaten Blitar,” paparnya.

Ditempat yang sama, ketua komisi I Muharam Sulistiono melalui Sekretaris komisi I DPRD kab Blitar menyampaikan, format minta apa yang pernah di janjikan pada forum sebelumnya.

“Disitu Asisten mewakili pemerintah daerah untuk meningkatkan intensif RT RW dari 125rb perbulan yang sekarang sudah realisasi dan dulu dijanjikan oleh Asisten 250rb, baru 50% yang realisasi dari tuntutan Format,”ungkap Panoto politisi PKP.

Panoto juga menjelaskan, sudah ada kesepakat bahwa kelembagaan RT RW dibutuhkan bimtek, dengan tujuan, memiliki kinerja yang lebih profesional yang baik sesuai tugas sebagai RT dan RW.

“sehingga dalam pelayanan pablik ada acuan baik dan benar sesuai regulasi yang ada, harapannya ini menjadi program daerah sehingga bisa terarah dan terukur,”pungkasnya. (Ema)

Pos terkait