Bengkulu Selatan||ISBCenter.com – Warga Desa Tungkal 1, Kecamatan Pino Raya, Kabupaten Bengkulu Selatan, dibuat geger Sabtu 20 Juni 2026. Sekitar pukul 17.20 WIB, kerangka manusia ditemukan di dalam sebuah rumah kosong oleh rombongan pegawai Indomaret yang tengah membersihkan rumah tersebut.
Rumah itu rencananya akan ditempati rekan mereka dari Kabupaten Kepahiang. Penemuan terjadi saat kegiatan bersih-bersih berlangsung.
Salah seorang saksi, Piter, menuturkan kronologi saat kerangka pertama kali ditemukan.
“Rencana tadi bersihkan rumah buat teman dari Kepahiang mau tinggal di sini buat besok. Kalau untuk penemuan tengkorak tadi sekira Pukul 17.20 WIB,” ujar Piter.
Ia menambahkan, kondisi kerangka saat ditemukan tidak mengenakan baju.
“Kebetulan tadi ramean, kebutulan saya sendiri cowok (Saat Menemukan Tengkorak, red). Rombongan Indomaret dan yang punya rumah,” katanya.
Di lokasi hanya ditemukan handuk dan celana jeans warna hitam.
Penemuan tersebut langsung mengundang perhatian warga sekitar yang berdatangan ke lokasi. Tak lama, aparat kepolisian bersama perangkat desa tiba untuk melakukan pengecekan dan memasang garis polisi di tempat kejadian perkara.
Kepala Desa Tungkal 1, Andri Eko Oktavianto, membenarkan peristiwa itu. Ia menyebut rumah tempat kerangka ditemukan sudah lama tidak dihuni pemiliknya.
“Iya rumah ini sudah lama tidak ditempati. Kalau sepengetahuan kami dari pihak keluarga pemilik rumah ini sudah dikonfirmasi tidak ada. Karena saat ini pemilik rumah ada di Bogor dan lengkap semua, jadi untuk tengkorak yang ditemukan ini belum bisa dipastikan. Rumah ini milik Pak Etek Buyung sudah lama sekitar dua tahun lalu tidak menghuni rumah ini,” terangnya.
Andri menjelaskan bahwa pihak keluarga pemilik rumah saat ini berada di Bogor, sehingga identitas kerangka belum dapat dipastikan. Kondisi kerangka yang ditemukan disebut masih lengkap dari tengkorak kepala hingga tulang tangan dan kaki.
Guna kepentingan penyelidikan, lokasi telah dipasangi garis polisi. Kerangka manusia tersebut sudah dievakuasi ke RSUD Hasanuddin Damrah Manna untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Hingga kini, polisi masih mendalami asal usul kerangka dan penyebab kematian..(*1dn)










