Bengkulu||ISBCenter.com – Kirab Bendera dalam rangkaian Hari Ulang Tahun ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia, yang digelar di Provinsi Bengkulu pada Minggu, 13 Agustus 2023 lalu mendapatkan penghargaan terbaik nasional dari Kementerian Dalam Negeri RI.
Penghargaan yang diberikan Wakil Menteri Dalam Negeri RI, John Wempi Wetipo di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kantor Pusat Kemendagri, Jumat (8/9), sangat menggembirakan karena Kirab Bendera Merah Putih yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Bengkulu dengan mengambil spot-spot bernilai sejarah di Kota Bengkulu diapresiasi dan menjadi yang terbaik secara nasional.
Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah yang menerima penghargaan itu mengaku sangat senang karena Kirab Bendera Merah Putih di Provinsi Bengkulu dinilai unik, tepat sasaran dalam upaya meningkatkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air, gebyar (meriah) serta penilaian lainnya.
“Alhamdulliah, Provinsi Bengkulu mendapatkan juara yang terbaik dalam program pembagian satu juta bendera merah putih di seluruh wilayah nusantara dari Kemendagri,” ujar Gubernur Rohidin yang ditemui usai menghadiri rapat Paripurna DPRD Provinsi Bengkulu, Jumat (8/9).
Kirab Bendera Merah Putih yang diselenggarakan di Provinsi Bengkulu mendapat penilaian terbaik secara nasional bukan tanpa alasan.
Apalagi pemilihan lokasi pelaksanaan rangkaian kirab yang menjadi bagian Gerakan Nasional 10 Juta Bendera di Provinsi Bengkulu, sengaja digelar dengan melewati tempat-tempat sarat nilai sejarah perjuangan pergerakan Kemerdekaan RI di Kota Bengkulu.
Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Bengkulu, Moh. Redhwan Arif, S.Sos, M.P.H saat itu menyampaikan kegiatan yang diawali dengan pembentangan bendera dengan formasi 78 di Benteng Marlborough, karena merupakan benteng peninggalan Inggris di Kota Bengkulu yang didirikan oleh East India Company (EIC) tahun 1714-1719.
Iring-iringan Kirab Bendera yang dilepas langsung Gubernur Bengkulu, dimulai dari Gerbang China Town (Kampung Cina) melewati Pasar Baru Koto menuju Rutan Kelas IIB Malabero karena kawasan tersebut merupakan kota tua atau kota pertama di Bengkulu.
Selanjutnya menuju Gereja St. Yohanes juga merupakan gereja pertama di Bengkulu yang sejarah awal berdirinya tidak lepas dari keberadaan penjajah Inggris di Bengkulu.
Kemudian rute Kirab melewati Balai Daerah Semarak Bengkulu yang merupakan Kerisidenan Inggris pertama di Bengkulu yang berakhir di Kantor Pos Kampung yang berdiri dari jaman kolonial Inggris di tahun 1817.
Dihalaman Kantor Pos ini juga berdiri tiang bendera yang digunakan pertama kali untuk mengibarkan Bendera Merah Putih di Bengkulu tanggal 29 Agustus 1945 setelah diterima kabar Kemerdekaan RI.
Kantor Pos Kampung yang juga tercatat sebagai Cagar Budaya tersebut posisinya berhadapan dengan Tugu Thomas Parr yang menjadi monumen penanda Residen Thomas Parr yang tewas pada tahun 1807 di Bengkulu.
Kemeriahan Kirab Bendera Merah Putih, juga dirasakan masyarakat sekitar yang dilalui iring-iringan kirab dengan jumlah ribuan orang tersebut. Bahkan pada kesempatan itu, Gubernur Bengkulu yang didampingi jajaran Forkopimda Provinsi Bengkulu turut membagi-bagikan bendera kepada masyarakat, yang disambut dengan antusias dan sukacita..(*da)










