Kota Bengkulu||ISBCenter.com-Sempat diberitakan seakan-akan ada kesepakatan antara Pemkot dengan Pengurus BKSAG Kota Bengkulu, terkait dengan pemindahan makam Kristen di TPU Taman Bahagia Pekan Sabtu Kota Bengkulu. Menurut Pdt. Yusak Wamin, dalam pertemuan itu belum ada kesepakatan tertentu.
Materi pertama pertemuan itu, bahwa BKSAG menanyakan perkembangan terkait tanah pemakaman, sehubungan dengan dinas sosial sudah membantu pemindahan makam di TPU taman bahagia pekan sabtu bebrapa waktu lalu.
Kedua, meminta arahan akan apa yang bisa kami (BKSAG) sampaikan kepada warga Gereja di Kota Bengkulu.
“Yang saya tangkap dari pertemuan itu adalah bahwa pemerintah tetap pada rencana awal, yaitu pemindahan seluruh makam itu”. Jelas Yusak.
Lebih lanjut Yusak menyampaikan bahwa, ada keinginan Walikota untuk memberikan tanah makam baru di Bentiring kepada umat Kristen. Ini memang sangat perlu, mengingat TPU Kristen sudah Overlord.
“Kami dan Kepala Dinas Sosial, mengganggap tepat jika BKSAG menjadi organisasi pengelola tanah makam itu kedepan. Sebab seluruh Gereja di Kota Bengkulu ini bisa berada di dalam BKSAG. Saat ini. Sudah ada 43 Gereja yang aktif bergabung dan ada 3 Gereja lagi yang belum. Aktif”. Jelas Pdt. Yusak Wamin.
Pdt. Yusak juga mengatakan bahwa mereka sepakat akan membawa hasilnya pertemuan ini ke dalam rapat BKSAG Kota Bengkulu. Kita lihat nanti setelah rapat, apa yang bisa kita sepakati baru kita sampaikan.
Ditanya Terkait proses pemindagan kuburan yang dari kristen, Pdt. Yusak mengatakan bahwa belum ada statmen dan kesepakatan.
“Belum ada statmen dan kesepakatan kami dengan Pemkot. Namun melalui diskusi internal pengurus selama ini mengisyaratkan, biarlah soal pemindahan makam ini menjadi area pemkot dan ahli waris saja. BKSAG hanya fokus dengan tanah makam yang baru dan ini akan di bawa ke rapat BKSAG”. Terang Yusak..(**Idn)










