Pekanbaru||ISBCenter.com – Komisi X DPR RI didampingi PJ Walikota Pekanbaru, Kadis Pendidikan, dan Sekda Kota Pekanbaru, melakukan kunjungan kerja ke SMP Negeri 15 di Kecamatan Rumbai Timur, Kota Pekanbaru. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau isu kekerasan dan bullying yang viral di media sosial.
Anggota Komisi X DPR RI, Kamila Sari mengatakan, pentingnya melihat pereventif dari permasalahan yang ada. Diharapkan keterlibatan serta kerjasama baik antara pihak sekolah, siswa, dan orang tua, sebagai upaya pencegahan dan penanganan kekerasan di sekolah.
“Kita melihat langsung bahwa itu ternyata hanya salah persepsi. Tapi nanti kita di kantor walikota ingin lebih konkret lagi melihat, tidak hanya dari kondisi ini, tapi juga kita lihat preventifnya apa yang harus kita lakukan. Jangan sampai nanti diviralkan baru kita sibuk. Nah ini yang harus jadi perhatian bersama,” kata Kamila, pada Kamis (28/11/2024).
Kepala Sekolah SMPN 15 Pekanbaru, Muhammad Yunus menjelaskan, masalah yang terjadi hanya kesalahpahaman antara tenaga pendidik dan peserta didik. Untuk itu, segala permasalahan telah diselesaikan secara kekeluargaan. Ia berharap, siswa tetap dapat belajar dengan aman dan nyaman.
“Penyelesaian kita udah bertemu dengan orang tuanya, dengan teman-temannya, alhamdulillah ini hanya kesalahpahaman,” tutur Yunus.
Kunjungan Komisi X DPR RI ke SMPN 15 tidak hanya menjadi momen penting dalam menanggapi isu kekerasan di sekolah, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan siswa melalui pelaksanaan program makan bergizi sehat. 645 siswa menerima makanan bergizi selama kunjungan tersebut.
Zayan, siswa kelas 9 mengaku senang dengan sajian menu program makan bergizi sehat. Dikatakan menu makan siang cukup beragam, enak, dan bergizi.
“Makanannya cukup enak dan bergizi ya. Harapannya semoga program ini bisa berjalan lancar,” ucap Zayan.
Kamila Sari berharap kolaborasi antara pemerintah Kota Pekanbaru dan DPR RI dapat menghasilkan kebijakan yang lebih baik untuk pendidikan dan kesehatan generasi muda.
Dengan adanya perhatian dari berbagai pihak, diharapkan masalah kekerasan dan bullying dapat diminimalisir, serta program gizi sehat dapat berjalan efektif demi kesejahteraan siswa di Pekanbaru. (*AY)









