Blitar||ISBCenter.com – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Blitar menerima kunjungan mahasiswa kuliah lapangan dari Univesitas Brawijaya (UB) Malang, dan diterima oleh Wakil Administratur KSKPH Blitar, Hermawan HS, di Lokasi tebangan BKPH Sumberpucung KPH Blitar, Sabtu (9/5/26).
Kegiatan kuliah lapangan ini difokuskan pada kegiatan pemanenan hutan yaitu rangkaian kegiatan teknis untuk mengambil Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) dari hutan alam atau hutan tanaman yang bertujuan untuk memaksimalkan nilai ekonomis dengan tetap memperhatikan aspek kelestarian lingkungan, aspek sosial dan teknis.
Proses ini mengubah potensi tegakan pohon menjadi produk siap olah berupa kayu bulat atau bahan baku melalui proses penebangan, penyaradan, pengagkutan hingga pemasaran.
Wakil Administratur KSKPH Hermawan HS menyampaikan terima kasih dan selamat datang kepada mahasiswa Kehutanan Universitas Brawijaya Malang pada acara kuliah lapangan di KPH Blitar tepatnya di petak 76E tebangan jati A2 tahun 2026 RPH Sukowilangun BKPH Sumberpucung KPH Blitar.
“Komponen utama kegiatan pemanenan hutan adalah penebangan (Felling) memotong pohon dari tunggak, penyaradan (Skidding) memindahkan kayu dari lokasi tebangan ketempat pengumpulan sementara dan pengangkutan (Hauling) membawa kayu tempat industry,”jelasnya.
Lebih lanjut Hermawan menegaskan, Proses penebangan pohon di perhutani diawali dengan kegiatan teresan atau mematikan sebelum pohon ditebang agar pada saat pengangkutan lebih efektif.
Menurut nya, utama dari teresan adalah untuk memperoleh produksi kayu dengan kualitas yang baik untuk memenuhi kebutuhan bahan baku industri.
Bahwa dalam proses pemanenan didukung oleh surat pengesahan dari Kementerian Kehutanan, Surat Perintah Kerja (SPK) sebagai dokumen keabsahan penebangan, Order barcode sebagai kelengkapan administrasinya.
“Hal ini sebagai bukti bahwa kegiatan pemanenan atau tebangan dilaksanakan sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku,”tandasnya.
Ditempat yang sama, Dosen Kehutanan UB Yulia Amirul, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan perkuliahan praktikum melalui kunjungan lapangan di KPH Blitar.
“Disini kami akan mempelajari pemanenan dari petak tebangan hingga ke Tempat Penjualan Kayu (TPK) dan berharap agar kedepannya pengelolaan hutan akan lebih Lestari,”pungkasnya.
Selanjutnya mahasiswa melaksanakan praktek penebangan pohon , pembagian batang dan pencatatan administrasi tebangan dipandu oleh Mandor tebang BKPH sumberpucung. Dengan harapan melalui prakteklangsung mahasiswa akan mengatahuidan memahami bagaimana proses penebangan atau pemanenan hutan di Perhutani. (Ema)










