Lahat||ISBCenter.com– Madrasah ibtidaiyah (MI) para santri mengelar acara upacara benderah dalam rangka memperingati hari santri tahun 2023 tepatnya di SP II bumi lampung, Desa marga mulya, kecamatan kikim timur, kabupaten lahat.
Pelaksankan kegiatan upacara di hadiri oleh pimpinan pondok pesantren An-Nur, murid Raudhatul Athfal (RA) yayasan pendidikan Islam An-Nur, santriwan-santriwati Madrasah ibtidaiyah (MI) yayasan pendidikan Islam An-Nur,
Santriwan-santriwati Madrasah Tsanawiyah (MTs) Yayasan pendidikan Islam An-Nur
Dan kepala MTs YPI AN-NUR, kepala MI AN-NUR, dan kepala RA, AN-NUR.
Saat di konfirmasi Syarief Hidayatullah BA selaku kepala pimpinan pondok pesantren An-Nur marga mulya, dirinya menerangakan’ Memperingati hari santri dengan tujuan minimal ada tiga yang perlu dicapai yang pertama adanya evaluasi kegiatan, lihat situasi jaman sekarang dan yang ketiga mempersiapkan untuk masa depan itu saja, ” teranganya, mimggu (22/10/23).
Selain itu MUJIO Spdi, selaku kepala Madrasah ibtidaiyah (MI) An-Nur, ia menyampaikan” Hari ini peringatan hari santri berjalan dengan lancar walaupun cuaca tadi agak hujan namun tidak becek cuman anak-anak masih semangat untuk melaksanakan upacara hari santri. Biasanya hari ini kita ke lahat ada pertemuan, cuman tahun ini kita diperintahkan untuk mengadakan upacara di sekolahan masing-masing,” ujarnya.
“Dengan adanya peringatan hari santri ini yang pertama kita mengajak kepada anak-anak supaya selalu ingatlah kewajiban santrinya terutama menjaga kerukunan persatuan bangsa kita, kalau untuk anak MI ini kita untuk saling menyayangi, saling menghormati yang muda menghormati yang tua, itu yang kita tanamkan agar anak-anak selalu berbuat baik kepada kawan-kawan tidak berantem, tidak bertengkar, bertutur kata yang baik bertutur sapa baik yang akhirnya diharapkan oleh sekolah agar anak-anak MI ini selalu bisa menjaga persatuan dan kesatuan baik itu di sekolah maupun di rumah harapannya kalau di rumah menjadi contoh bagi warga itu pada umumnya khususnya di lingkungan masing-masing agar selalu dengan adanya hari santri ini bisa berbuat baik itu di sekolah maupun di rumah bisa sebagai contoh, tauladan agar dia bisa memberikan contoh,” katanya.
“Di kebaikan di manapun dia berada jadi tidak saling mengolok-olok, mencaci maki dan sebagainya. Sekarang masih banyak anak-anak yang bully kawannya nanti dikhawatirkan di sini kalau terjadi seperti itu anak-anak nanti bisa menirukan. Dengan adanya hari santri ini diharapkan anak-anak tidak bisa melakukan itu karena kita ini saudara titik kalau saudara kita tidak boleh bertengkar. Kalau sudah tercapai rukun sekolah ini menjadi aman anak-anak menjadi anak yang sholeh dan sholehah, ” pungkasnya.(*Rio)










