Menyisir Isyu Kampanye Pilkada BS: Jangan Mau Dibohongi Apalagi Dibodohi

Bengkulu Selatan||ISBCenter.com – Harusnya kontestasi pilkada dapat mencerdaskan masyarakat dalam memilih pemimpinnya, itu adalah spirit demokrasi yang sesungguhnya.

Mestinya para calon kepala daerah harus berlomba menyampaikan ide dan gagasan untuk memperbaiki tatanan kehidupan masyarakat. Atau dengan bahasa sederhana dapat ditegaskan bahwa, perhelatan pilkada harus menjadi kawah candra dimuka sebagai ikhtiar bersama untuk memperbaiki keadaan.

Bacaan Lainnya

Namun apa yang terjadi..?, Masyarakat hanya dijadikan objek komoditas tawar menawar demi kepentingan politis pragmatis.

Lihat saja, masyarakat saat ini dibuai oleh janji- janji kosong hingga intimidasi yang tak masuk akal. Isyu yang berkembang, begitu menggelikan dan cenderung sangat menyesatkan.

Beberapa isyu yang santer di tengah masyarakat misalnya, soal pembagian 1 ekor sapi untuk 1 keluarga. Padahal yang benar hanya rencana 1 sapi buat 1 kelompok tani yang anggotanya bisa mencapai 10 orang. Dan rencana itu pun sudah dimentahkan oleh DPRD Bengkulu Selatan.

Isyu kedua, perangkat Desa akan mendapat NIP alias bakal menjadi ASN, Siapa pun yang menghembuskan persoalan ini jelas menyesatkan, sebab menjadikan Perangkat desa sebagai ASN, bukanlah ranah kepala daerah setingkat bupati.

Artinya, kabar ini jelas tidak masuk akal. Tapi anehnya, ada juga perangkat desa yang percaya akan omong kosong tersebut.

Selanjutnya soal bantuan PKH, itu jelas program nasional dan bukan kewenangan daerah, jadi aneh jika ada yang mengklaim itu sebagai program daerah.

Yang terakhir, adanya wacana kenaikan gaji BPD. Itu memang ranah pemda, tapi harus ada sinkronisasi dengan ketersediaan anggaran. Bila anggaran tak tersedia, mustahil gaji BPD akan naik.

Semua itu hanya bualan belaka, semua itu mimpi kala tidak tidur, semua itu hanya omong kosong, Semua itu hanya lelucon yang tidak lucu.

Menyikapi hal ini harusnya, masyarakat mesti lebih cerdas, jangan takut intimidasi, jangan gampang dibujuk rayu, jangan mau dibohongi, apalagi dibodohi.

Jadilah pemilih cerdas, tentukan pilihan gunakan akal sehat agar nantinya betul betul terpilih pemimpin hebat dan berkualitas untuk membangun Bengkulu Selatan yang kita cintai bersama..(**tim)

Pos terkait