Meringankan Beban Orang Tua, 20.800 Siswa Baru SD-SMP Negeri di Pekanbaru Dapat 3 Stel Seragam Gratis

Walikota Pekanbaru saat menyampaikan sambutan di acara pelantikan kepengurusan Saka, Sako dan Kwarran se-Kwarcab Kota Pekanbaru

Pekanbaru||ISBCenter.com – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru merealisasikan program bantuan seragam sekolah gratis bagi seluruh peserta didik baru jenjang SD dan SMP Negeri pada tahun ajaran ini.

Program pro-rakyat tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Pekanbaru H. Agung Nugroho, SE., MM saat menghadiri pelantikan pengurus Satuan Karya (Saka), Satuan Komunitas (Sako) dan Kwartir Ranting (Kwarran) se-Kwarcab Kota Pekanbaru masa bakti 2025-2030 di Aula Bank Riau Kepri Syariah Menara Dang Merdu, Jumat (7/8/2026).

Agung menjelaskan, setiap siswa baru akan mendapatkan tiga stel seragam tanpa dipungut biaya.

“Pertama baju (seragam) wajib, merah putih untuk SD dan biru putih untuk SMP. Kemudian ada baju olahraga dan spesial baju pramuka,” ujar Agung, pada pelantikan kepengurusan Satuan Karya (Saka), Satuan Komunitas (Sako) dan Kwartir Ranting (Kwarran) se-Kwarcab Kota Pekanbaru masa bakti 2025-2030, bertempat di Aula Bank Riau Kepri Syariah Menara Dang Merdu, Jumat (7/8/2026).

Menurutnya, kebijakan ini lahir dari kepedulian pemerintah terhadap keluhan masyarakat terkait tingginya biaya pendidikan, khususnya untuk pembelian seragam.

“Saya terus kepikiran, bahwa banyak masyarakat yang mengatakan beratnya untuk membayar uang sekolah, membeli seragam sekolah,” ucapnya.

Ia menegaskan, Pemko Pekanbaru telah menyiapkan anggaran khusus agar seluruh siswa baru bisa merasakan manfaat program tersebut secara merata.

“Berangkat dari keluhan masyarakat, berangkat dari beban masyarakat itu, maka tahun ini kita sudah menganggarkan untuk anggaran baju seragam gratis untuk seluruh sekolah di Kota Pekanbaru, baik SD maupun SMP,” ulas Agung.

Agung mengungkapkan, awalnya bantuan seragam gratis hanya direncanakan untuk siswa dari keluarga kurang mampu. Namun agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial dan polemik di tengah masyarakat, kebijakan tersebut akhirnya diperluas untuk semua peserta didik baru.

“Kita (pemerintah kota) tidak ingin menjadi polemik. Kita harus menjamin pendidikan itu bebas dari pungutan, bebas dari beban masyarakat,” tegas Agung.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Abdul Jamal merincikan, total penerima bantuan seragam gratis tahun ini mencapai sekitar 20.800 siswa.

Rinciannya, sekitar 9.800 siswa tingkat SD dan sekitar 11.000 siswa tingkat SMP. Khusus bagi siswa dari keluarga kurang mampu, masing-masing sekitar 1.500 orang di jenjang SD dan SMP, juga akan mendapatkan bantuan tambahan berupa tas dan buku.

Pemko Pekanbaru menargetkan penyaluran seragam gratis tersebut akan mulai dilakukan pada Oktober mendatang..(*ay)

Pos terkait