Blitar||ISBCenter.com – Puluhan nelayan berjalan mengikuti iringan memikul sesaji pada wadah miniatur perahu berukuran panjang 7 meter bertuliskan “Guyub Rukun” menuju ke sebuah perahu yang sandar di Pelabuhan Perikanan Tambakrejo, Kabupaten Blitar, Senin(14/7/25).
Miniatur perahu sudah bersiap dinaikan di atas perahu menuju laut lepas, mereka menaikkan sesaji berisi dua tumpeng atau gunungan setinggi sekitar 1 meter setengah.
“Acara Petik laut ini sakral dan diadakan merupakan acara tahunan,”kata Nursalim Panitia Petik laut Tambakrejo pada awak media.
Lebih lanjut Nursalim mengatakan, kegiatan petik laut ini juga untuk meningkatkan perekonomian UMKM dari masyarakat setempat maupun dari luar desa.
“Pedagang UMKM bisa berjualan disekitar area pelabuhan perikanan Tambakrejo agar menambah keuntungan masing-masing,”jelas Nursalim.
Menurut Nursalim, semua panitia pelaksana Petik laut sudah bekerja keras untuk mensukseskan acara tersebut, pada puncak kegiatan petik laut yang sudah diimpikan hari ini sudah tercapai.
” Alhamdulillah berkat kekompakan kesatuan para nelayan semua rangkaian kegiatan petik laut tahun 2025 berjalan lancar sukses dan bagus, mudah mudahan tahun depan lebih bagus dan lebih sukses lagi,”tandasnya.
Nursalim menambahkan, Perlu diketahui Nelayan Tambakrejo ada 500 lebih nelayan, satu ABK kapal bisa mencapai 30 orang, kapal pelabuhan Tambakrejo sudah 14 unit. rangkaian acara Petik laut diawali hari sabtu tanggal 12 tilawatil quran, malam minggu hiburan campur sari, kemudian tanggal 13 Minggu siangnya lomba dayung, malam seninnya Pagelaran Wayang kulit dengan Dalang Ki Minto Sudarsono, tanggal 14 Senin puncak acara larung sesaji Petik laut.
“Semua kegiatan ini real dari Swadaya nelayan, kami panitia berharap semua nelayan tetap semangat dan kompak, marilah kita menjaga Kesatuan biar nelayan semuanya bisa menjadi satu kesatuan,”pungkasnya. (Ema)










