News! Mudik Lebaran, Tol Bengkulu Dibuka Gratis

Bengkulu||ISBCenter.com – Kabar gembira bagi warga khususnya Provinsi Bengkulu, ruas Jalan Tol yang menghubungkan Kota Bengkulu dengan Taba Penanjung Kabupaten Bengkulu Tengah akan segera dibuka untuk umum.

Ruas tol akan dibuka mulai tanggal 26 April sampai 10 Mei 2022 khusus kendaraan pribadi roda empat mulai pukul 07.00 Wib sampai 17.00 Wib,terang akun instagram Dit Lantas Polda Bengkulu pagi hari ini Sabtu (23/04).

Bacaan Lainnya

Lebih menarik, jalan tol terbuka secara gratis namun dengan beberapa persyaratan yang mengatur seperti harus memiliki kartu E-Tol untuk scanning membuka palang pintu tambahnya sembari kembali menegaskan masyarakat jangan khawatir akun akan berkurang.

Menutup keketerangan Anggota Polwan Dit Lantas juga mengingatkan bahwa baju jalan merupakan tempat darurat, lajur kiri untuk kendaraan lebih lambat dan kanan untuk mendahului dengan batas kecepatan 80 km/jam pungkasnya sembari mengingatkan agar seluruh pengendara dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas..

Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Lubuk Linggau – Curup – Bengkulu Seksi Bengkulu – Taba Penanjung telah mencapai progress konstruksi 100 persen.

Sebelumnya, tengah menunggu surat keputusan laik operasi dari Kementerian PUPR sebelum akhirnya dapat dioperasikan atau difungsionalkan.

Membentang sepanjang 17,6 km, Jalan Tol Seksi Bengkulu – Taba Penanjung ini merupakan tol pertama
yang hadir di bumi Rafflesia.

Menyambungkan kota Bengkulu dan Taba Penanjung, jalan tol ini memiliki kecepatan rencana sebesar 80 km/jam dan mampu menghadirkan waktu tempuh lebih kurang 15 menit dari Bengkulu ke Taba Penanjung.

Sementara jika berkendara dari Bengkulu ke Taba Penanjung atau sebaliknya melalui jalan nasional, waktu tempuh dapat mencapai lebih kurang 1 jam.

Jalan Tol Bengkulu-Taba Penanjung ini akan memberlakukan sistem one gate, yakni dengan
melakukan satu kali tapping di GT Bengkulu di Betungan.

Adapun jalan tol ini memiliki 21 jembatan, dua simpang sebidang dan satu buah interchange.

“Proteksi lereng harus dilakukan di proyek Jalan Tol Bengkulu-Taba Penanjung untuk
mencegah erosi yang akan mengganggu operasional jalan tol nantinya,” ujar Direktur Operasi III HKI
Selo Tjahjono.

Dengan kondisi jenis tanah dan kontur yang ada, maka konstruksi pondasi jembatan menggunakan
beberapa tipe pondasi dalam yakni bore pile dan tiang pancang beton.

Pekerjaan harus dilakukan dari dasar lembah atau tepi sungai, sehingga panjang kolom jembatan menjadi cukup tinggi.

Hal ini mempengaruhi metode kerja erection balok girder jembatan.

Ada dua cara erection yang dilakukan yakni dengan alat angkat crane seperti biasa dan kombinasi antara crane dengan truss launcher girder.

Sedangkan untuk mempercepat konstruksi pile slab, menggunakan metode pre cast untuk plat
lantainya.

Selama pembangunan proyek, HKI senantiasa berkoordinasi dengan PT Hutama Karya (Persero),
Kementerian PUPR, dan beberapa expert sesuai bidangnya yang dilakukan secara rutin sehingga aspek
mutu, waktu dan biaya terkontrol dengan baik.

Selo berharap jika Jalan Tol Bengkulu-Taba Penanjung sudah dapat diakses masyarakat, mobilitas
masyarakat dari Bengkulu ke Taba Penanjung dan sebaliknya akan menjadi lebih cepat.

“Kami senantiasa berupaya menghadirkan infrastruktur dengan kualitas terbaik untuk masyarakat, khususnya
jalan tol. Ini merupakan komitmen HKI dalam menyukseskan pembangunan Jalan Tol Trans
Sumatera,” pungkasnya.(**JL)

 

Pos terkait