Paripurna HUT ke-242 Pekanbaru, Agung Nugroho Jabarkan 7 Progress yang Dicapai dalam 1,4 tahun

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho

Pekanbaru||ISBCenter.com – Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho memaparkan kinerja Pemerintah Kota selama 1 tahun 4 bulan terakhir dalam Rapat Paripurna Hari Jadi ke-242 Kota Pekanbaru, Selasa (23/6/2026).

Rapat yang berlangsung di Gedung DPRD Pekanbaru itu dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Muhammad Isa Lahamid.

Tampak hadir Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Wakil Wali Kota Markarius Anwar, Wali Kota dan Wakil Wali Kota periode 2012-2022 Firdaus – Ayat Cahyadi, serta sejumlah Anggota DPR dan DPD RI daerah pemilihan Riau, Anggota DPRD Riau dapil Pekanbaru, unsur Forkopimda, pimpinan OPD Pemko Pekanbaru, perwakilan kabupaten/kota di Riau, Wali Kota dan Ketua DPRD Payakumbuh, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, hingga pimpinan BUMN dan BUMD.

Dalam paparannya, Wali Kota Agung menyebut capaian yang disampaikan merupakan bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat.

“Karena bagi kami, pembangunan bukan sekedar tentang apa yang direncanakan, tapi tentang apa yang telah dikerjakan, sedang diwujudkan, dan yang akan terus disempurnakan ke depan,” ucapnya.

Berikut tujuh poin capaian yang disampaikan:

1. Penguatan tata kelola keuangan dan kemandirian fiskal
Agung menyebut stabilitas keuangan daerah menjadi penentu keberlangsungan pembangunan. Pemko Pekanbaru melakukan penataan, efisiensi, pengendalian anggaran, serta memperkuat tata kelola pemerintahan agar semakin sehat, transparan dan akuntabel.

“Alhamdulillah, melalui kerjasama semua pihak, berbagai kewajiban yang menjadi beban daerah dapat diselesaikan secara bertahap,” ujarnya.

PAD dari sektor pajak juga naik dari Rp800 miliar tahun 2024 menjadi Rp1,2 triliun pada 2025.

“Ini bukan sekedar angka, tapi menjadi cerminan bahwa Pekanbaru sedang bergerak menuju daerah yang semakin mandiri dan semakin mampu mengoptimalkan potensi yang dimiliki,” tegas Wali Kota Agung.

Langkah Pemko Pekanbaru menaikkan PAD tanpa membebani warga bahkan mendapat apresiasi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Menurut Mendagri, langkah itu patut menjadi contoh bagi kabupaten/kota di Indonesia.

2. Percepatan infrastruktur dan penataan wajah kota
Agung mengatakan jalan rusak menjadi keluhan utama warga. Karena itu, perbaikan jalan jadi prioritas. Pada 2025, Pemko berhasil mengaspal ulang 42 kilometer jalan dengan sistem overlay.

“Ini melebih dari target kita awal yang kita tetapkan sepanjang 20 kilometer,” ungkapnya.

3. Pengelolaan sampah dan lingkungan hidup
Sejak 2025, Pemko membentuk Lembaga Pengelola Sampah (LPS) di 83 kelurahan, melaksanakan Gerakan Pekanbaru Bersih, serta menanam pohon untuk membangun budaya peduli lingkungan.

4. Penguatan SDM dan masa depan generasi
Pemko menghadirkan Gerakan Zero Anak Putus Sekolah dan Zero Stunting. Tercatat 1.778 anak putus sekolah dikembalikan ke bangku pendidikan pada 2025. Untuk stunting, Pemko berhasil menangani 3.000 kasus di tahun yang sama.

5. Kepedulian sosial dan pemberdayaan masyarakat
Program nikah massal gratis diikuti 71 pasangan. Selain itu Pemko memperluas jangkauan bansos dan mendorong pertumbuhan UMKM.

6. Transformasi pelayanan publik
Pemko meluncurkan Mobil AMAN agar layanan administrasi lebih dekat ke warga, menghadirkan proses persetujuan bangunan gedung yang transparan, serta menyediakan internet gratis untuk mendukung akses informasi.

7. Pekanbaru sebagai kota masa depan
Di 2026, Pemko mulai uji coba operasional bus listrik sebagai komitmen menuju transportasi publik modern dan ramah lingkungan.

Agung menutup dengan menyebut berbagai langkah itu sudah menunjukkan hasil positif.

“Alhamdulillah, berbagai upaya dan langkah yang kita lakukan mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan. Hal itu ditandai dengan pertumbuhan ekonomi di triwulan satu tahun 2026 ini mencapai 7,9 persen yang didukung oleh meningkatnya aktivitas perdagangan, jasa, investasi dan konsumsi warga,” tutupnya..(*ay)

Pos terkait