Pejalan Kaki Tewas Tertemper KRL di KM 45 Bojonggede-Cilebut, Sempat Diingatkan Warga

Almarhum Elpan Ahproni korban Tewas Tertemper KRL di KM 45 Bojonggede-Cilebut

bogor|| ISBCenter.com – Seorang pejalan kaki dengan identitas bernama Elpan Ahproni bin Sudisman, tewas tertemper Kereta Api di jalur rel KM 45+100/200 petak jalan Bojonggede – Cilebut, Rabu malam, 22 Juli 2026 sekitar pukul 22.30 WIB.

Korban yang diketahui berjenis kelamin laki-laki, warga Bengkulu Selatan yang berasal dari desa Pino Baru Kecamatan Air Nipis tersebut tertemper KA 1436 hubungan Jakarta Kota – Bogor.

Berdasarkan laporan petugas, sebelum kejadian masinis KA 1436 sudah membunyikan semboyan 35 atau klakson peringatan berulang kali. Namun pejalan kaki tersebut tidak menghiraukan peringatan tersebut dan tetap berjalan di jalur kereta.

Keterangan dari warga di lokasi menyebutkan korban memang berjalan di atas jalur rel hingga akhirnya tertabrak rangkaian KRL tersebut.

Mendapat informasi dari PPKA, PKD Stasiun Cilebut yang berdinas di Peron 1 atas nama Jk Rizal langsung menuju lokasi untuk mengamankan jalur dari kepadatan warga. Petugas kemudian berkoordinasi dengan KSB/WKSB, Staf KCI, BKO Marinir, BKO Polri dan Polsuska serta menghubungi Polsek Bojonggede.

Sekitar pukul 23.35 WIB petugas Polsek Bojonggede tiba di lokasi dan langsung melakukan identifikasi. Dari hasil pemeriksaan awal, korban dinyatakan meninggal dunia dengan luka di bagian kepala kanan berupa benjolan serta patah pada tangan bagian kanan.

Pukul 00.05 WIB, ambulans tiba di lokasi. Dua menit berselang, tepatnya pukul 00.07 WIB, jenazah korban dievakuasi menggunakan Ambulance Polisi nomor F 9927 FI dan dibawa ke Polsek Bojonggede untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Sampai berita ini diterbitkan Korban akan dibawah ke kampung halamanya dan telah berangkat pada pukul 18:22 WIB dari rumah sakit PMI Bogor..(*tek)

Pos terkait