Bengkulu Selatan||ISBCenter.com-Dugaan tidak transparan dalam penggunaan anggaran desa di salah satu Kecamatan Pino yaitu desa Padang Lebar dimana sudah memasuki pencairan tahap 2 tetapi APBDes 2023 belum juga terpasang sampai hari ini Kamis (30-03-23).
Hal ini diketahui saat awak media berkunjung ke Balai Desa Padang lebar tersebut guna mengkonfirmasi kegiatan apa yang sudah jalan dan mengkorfirmasi berapa anggaran yang di gelontorkan dalam pembuatan Website Desa.
Saat di konfirmasi Sekdes Padang Lebar “Sari” terkait pembuatan Website Desa mengatakan bahwa pembuatan Website Desa dilakukan pada anggaran tahun 2022 (tahun kemaren).
“Ya itu pembuatan Website Desa dilakukan pada anggaran tahun 2022, mengenai dana pembuatannya saya lupa, berhubung ini sudah mau pulang hingga lemari kerja sudah terkunci , jadi takut salah nanti kalau tidak melihat data,” ujar Sekretais Desa Sari
Disisi lain saat awak media komfirmasi inspektur inspektorat Hamdan Sarbaini lewat seluler dengan tegas mengatakan” desa harus memasang APBDes setelah pengesahan APBDes sesui Permendes , karena pemasangan APBDes adalah bentuk transparansi sebuah desa , nanti akan kami tanyakan ke pihak desa Padang lebar ” tegas Hamdan Sarbaini
Di tempat terpisah anggota Sekber Media Online Rudi Hartono angkat bicara ” sangat di sayangkan desa Padang lebar ini yang sampai saat ini belum memasang papan APBDes 2023 ,padahal pencairan dana desa sudah tahap 2 di tambah pembuatan web lupa berapa dananya ” tegas Rudi,
” Kita minta pihak DPMD,camat dan inspektorat untuk dapat menegur pemdes Padang lebar ,apalagi desa Padang lebar ini pernah diduga bermasalah dan sempat viral di tahun kemaren dalam pemberitaan pembelian suatu aset desa ” tutup Rudi..(**AH)










