Blitar|| ISBCenter.com – Dalam anggaran minimal Pemerintah Desa Plosorejo kecamatan Kademangan kabupaten Blitar melaksanakan Tradisi Bersih Desa salah satu rangkaian nya kenduri 41 Ingkung di makam leluhur, kegiatan Bersih Desa dari awal hingga akhir berjalan lancar dan sukses.
Hal ini disampaikan Kepala Desa Plosorejo Bejananto melalui Sekretaris Desa Sunarjis pada awak media, Jum’at (24/4/26)
“Kegiatan ini merupakan wujud syukur, penghormatan kepada leluhur, serta ajang mempererat kerukunan warga desa Plosorejo. Dengan tujuan melestarikan budaya, menjaga kebersihan lingkungan desa, dan memperkuat kekeluargaan. Bentuk sedekah perangkat desa ini kepada masyarakatnya agar semua diberi keselamatan dunia akhirat,”kata Ajis panggilan akrabnya.
Ia menjelaskan, Acara Bersih Desa Plosorejo diawali 22 April tahlil dan Pengajian Akbar di balai desa Plosorejo, 23 April Qotmil Al Qur’an di makam Cikal Bakal, Kenduri 41 Ingkung di Makam Cikal Bakal, malamnya Sholawat di makam Cikal Bakal, dilanjutkan Campursari Ajista Laras di Balai Desa, dan terakhir sampai dini hari Uyon – Uyon Ruwat di Balai Desa.
“Dalam situasi minimnya budget. Alhamdulillah untuk kegiatan bersih desa masih bisa kita laksanakan dengan baik,” jelasnya.
Menurutnya, Bersih Desa adalah bentuk budaya yang sudah dijalankan sejak turun tumurun, sehingga walaupun situasi seperti sekarang ini masyarakat tetap tidak mengubah kebiasaan yang sudah dijalankan oleh pendahulunya.
“Kami mengurangi kegiatan tambahan dan fokus terhadap kegiatan pokok dengan sumber anggaran dari swadaya masyarakat,” tandasnya.
Dengan kegiatan tersebut ia berharap ada perubahan yang mendasar baik dari sisi hubungan sosial masyarakat dengan sesama masyarakat dan hubungan dengan Tuhan masyarakatnya. Hubungan spiritual dan sosial bisa lebih intens lagi.
“Karena makna bersih desa adalah membersihkan segala sengkala baik yang terlihat maupun tidak terlihat yang selama ini mempengaruhi perilaku masyarakat,”pungkasnya..(Ema)










